TNI Angkatan Udara Gelar Operasi Benteng Ambalat

Salah satu pesawat tempur yang didatangkan dari Skuadron 15 Lanud Iswahyudi Semarang saat berada di Lanud Tarakan, Selasa (15/11). (Bulungan Post/JPNN)
Salah satu pesawat tempur yang didatangkan dari Skadron 15 Lanud Iswahyudi saat berada di Lanud Tarakan, Selasa (15/11). (Bulungan Post/JPNN)

TNI Angkatan Udara mengerahkan lima pesawat tempur dari Skadron 15 Pangkalan Udara (Lanud) Iswahyudi, Magetan, Jawa Timur, ke wilayah Ambalat. Pesawat-pesawat tempur itu akan mendukung operasi Benteng Ambalat selama seminggu ke depan.

Pada hari Senin (14/11), tiga pesawat jenis Golden Eagle T-50 atau T-50i buatan Korea Selatan sudah tiba di Lanud Tarakan. Selain itu, pesawat pengintai jenis boeing 737 juga dikerahkan dalam operasi ini.

“Benteng Ambalat adalah tugas yang dilaksanakan oleh TNI AU dengan TNI AL. Tugasnya pengamanan Ambalat. Di udaranya kami melaksanakan patroli udara, dikombinasi dengan Angkatan Laut yang melaksanakan patroli laut Ambalat,” ujar Komandan Lanud Tarakan Kolonel (Pnb) Umar Fathurrohman, seperti dikutip JPNN.com pada Rabu (16/11).

Kolonel (Pnb) Umar menjelaskan bahwa di sela patroli, pihaknya memberikan kesempatan bagi Skuadron 15 untuk singgah di Tarakan guna mengisi keperluan. Menurutnya, kehadiran jet-jet tempur itu juga menjadi ajang unjuk kekuatan kepada warga Tarakan tentang kemampuan TNI Angkatan Udara dalam menjaga perbatasan.

Danlanud Tarakan menegaskan bahwa TNI Angkatan Udara berusaha untuk mengamankan wilayah perbatasan RI, termasuk Ambalat. Dirinya mengatakan bahwa TNI Angkatan Udara akan melakukan patroli guna mencegah berbagai ancaman dari luar dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat dan rakyat Indonesia.

Sumber: JPNN.com

Tinggalkan komentar