Presiden Jokowi Minta Aset TNI Diinventarisasi Ulang

Presiden Joko Widodo bersama Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan KSAD Jenderal TNI Mulyono memberikan arahan kepada Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Mako Cijantung, Jakarta, Kamis (10/11). (Antara)
Presiden Joko Widodo bersama Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan KSAD Jenderal TNI Mulyono memberikan arahan kepada Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Mako Cijantung, Jakarta, Kamis (10/11). (Antara)

Guna mengetahui seberapa banyak aset yang belum digunakan secara optimal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu untuk melakukan inventarisasi ulang seluruh aset milik TNI.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi saat menggelar rapat terbatas tentang optimalisasi pemanfaatan aset TNI di Kantor Presiden, pada Rabu (23/11).

“Saya menekankan agar optimalisasi pemanfaatan aset TNI ini harus betul-betul berada di dalam koridor perundang-undangan yang berlaku,” ujar Presiden Jokowi, seperti dilansir tribunnews.com pada Rabu (23/11).

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa ia mendapat informasi tentang adanya aset TNI yang belum tersertifikasi. Ia meminta aset-aset yang masuk kategori tersebut untuk segera diperjelas status hukumnya untuk menghindari silang sengeketa yang mungkin dapat terjadi.

“Saya menekankan agar optimalisasi pemanfaatan aset TNI ini harus betul-betul dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, serta mempertimbangkan manfaat baik untuk TNI maupun untuk kepentingan bangsa yang lebih besar,” kata Presiden.

Presiden Jokowi juga meminta kepada Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rangka melakukan inventarisasi dan optimalisasi pemanfaatan aset tersebut.

Sumber: republika.co.id dan tribunnews.com

Tinggalkan komentar