Sempat Mogok, Kini Destroyer Zumwalt Kembali Berlayar

Setelah sempat mogok pada 21 November selama melewati Terusan Panama, destroyer Zumwalt sudah menyelesaikan perbaikan dan sekali lagi meneruskan perjalanan ke pangkalannya yang baru di San Diego. Kru kapal dibantu tim teknisi dari General Electric dan Naval Sea Systems Command telah memperbaiki sistem propulsi yang rusak.

“Destroyer Zumwalt telah menyelesaikan pengujian dan evaluasi yang diperlukan dan kapal terus melakukan pelayarannya ke pangkalan barunya di San Diego, di mana diperkirakan akan tiba dalam beberapa minggu mendatang,” kata Letnan Julianne Holland, juru bicara Armada Ketiga AS.

Menurut seorang pejabat Angkatan Laut, Zumwalt mengalami dua kali kerusakan mesin berbeda selama melewati Terusan Panama. Kedua kerusakan tampaknya akibat dari gagalnya sistem pelumasan minyak mendinginkan mesin advanced induction motors.

Zumwalt seharga US$ 4 milyar adalah perusak paling mahal milik Angkatan Laut AS dan yang pertama dari tiga kapal di kelas ini, dibangun dengan meminimalkan sudut-sudut menyiku untuk mempertahankan profil silumannya.

Kapal perusak yang mulai ditugaskan pada 15 Oktober, sebelumnya absen pada bulan September karena masalah pada sistem propulsinya, dan diperbaiki di Naval Station Norfolk, Virginia. Pada akhirnya, Departemen Pertahanan AS berencana untuk menempatkan Zumwalt dan dua destroyer lainnya di Pasifik.

Military.com