Frigat Apa yang Akan Diakusisi TNI AL ?

(EDISI 1: Kekuatan di kawasan)

Beredar kabar adanya tender pengadaan kapal perang dari Kementerian Pertahanan di awal tahun 2017 ini. Tender dimaksud untuk pengadaan kapal perang dengan panjang 80 meter dan frigat pengganti Van Speijk Class yang akan dipensiunkan. Beberapa produsen mulai menawarkan produknya. Ada yang secara terbuka, bahkan langsung memamerkan produknya dan ada pula yang memboyong petinggi dephan untuk melihat langsung hingga ke fasilitas produksinya. Dalam artikel pertama dari dua artikel ini marilah kita coba menelaah dan membandingkan dari sisi kemampuan operasional kapal dengan imbangan frigat negara tetangga.

Yang pertama, marilah kita melihat flagship dari negara tetangga.

  1. Formidable Class (Singapura)
  2. Anzak Class (Australia)
  3. Gowind (Malaysia)
  4. Formidable Class

Dibangun berdasarkan La Fayette Class dengan ukuran lebih kecil. Formidable Class diyakini sebagai kapal perang paling canggih di kawasan hingga saat ini. Selain persenjataannya lengkap, juga memiliki fitur siluman. Singapura mengoperasikan 6 kapal Formidable Class.

  1. Anzac Class

Beberapa kali melakukan modernisasi untuk meningkatkan kapabilitasnya. Diantara 8 kapal yang dimiliki Australia, memiliki kemampuan yang berbeda-beda yang mungkin bertujuan untuk memberi spesifikasi pada kapal tersebut.

Tahun 2010, Anzac Class dilakukan up grade system komando dan control menggunakan SAAB 9LV Mk3E dan Sagem Vampir infra red search and track IRST untuk deteksi pesawat dan rudal. Anzac Class mengganti  radar dan kendali tembakan anti rudaldari SAAB Sea Giraffe dengan CEA Tech CEAFAR 3D E/F band.

Belum ada data pada penulis, tentang sistem pertempuran elektronik yang digunakan oleh Anzac Class.

  1. Gowind Class

Frigat Gowind Class Malaysia, dibangun dari korvet Gowind Class yang diperbesar dan diklaim sebagai stealth frigat. Saat ini, Malaysia memiliki 2 fregat dari Inggris, namun sudah berusia tua. Sehingga penulis memilih untuk tidak memperhitungkannya supaya lebih fair melihat kekuatan di kawasan.

Gowind sendiri belum masuk ke jajaran TLDM. Informasi hingga saat ini, Malaysia masih dalam status memesan 6 buah kapal ini dengan harga @466 juta USD. Selain itu, TLDM juga memesan 4 kapal LMS (Litoral Mission Ship) dari China.

Potensi ancaman kekuatan laut tentu harus memperhitungkan agresivitas China di LCS dan kemungkinan gesekan antara China dan USA. Kedua negara, dari sisi alutsista laut tidak mungkin kita imbangi dalam periode dekat. Sehingga penulis tidak memasukkan flagshipnya yaitu kelas Destroyer sebagai kajian.

Yang menarik, USA tidak mengembangkan lagi fregat dan menggantinya dengan kapal yang lebih kecil dengan perlengkapan yang lebih bagus serta mengembangkan destroyer Zumwald Class.

Tentu tidak mudah menentukan kekuatan masing-masing kapal. Selain aspek kerahasiaan persenjataan juga modernisasi yang dilakukan terus-menerus terhadap masing-masing kapal tidak mudah diketahui. Namun dari tiga kekuatan kawasan di atas, menurut penulis,  Formidable masih yang terbaik. Keseimbangan persenjataan untuk anti-serangan udara (pesawat dan rudal lawan), anti-kapal perang, anti kapal selam dan pertempuran elektronik cukup mumpuni.Radar dan system rudal yang dipakaipun memiliki jangkauan yang jauh.

Bagaimana menurut Anda ? Mari kita diskusikan di forum ini.

Penulis : Pak Dhe

(Dikutip dari berbagai sumber)

Sharing

Tinggalkan komentar