Duet Mengerikan J-10C dan Su-35 China

Angkatan Udara China tampaknya sudah mulai diperkuat pesawat tempur semi-stealth J-10C. Pesawat tempur J-10C sepertinya sudah menyelesaikan fase pengujian setelah sebelumnya pada bulan November melakukan percobaan dan pelatihan penerbangan.

Pesawat tempur superioritas udara J-10C dilengkapi radar AESA khas buatan China, mesin buatan dalam negeri FWS-10 yang diklaim lebih kuat dan frame dengan bahan composit yang canggih. J-10C diklaim jauh lebih baik dari J-10B, terutama pada desain body yang lebih langsing dan streamline yang selain mampu mengurangi hambatan udara juga mampu ‘menyerap’ radar.

Selain fitur radar AESA yang mumpuni, J-10C juga dilengkapi fitur unik penyerap radar. J-10C memungkinkan gelombang radar untuk menembus masuk ke dalam frame pesawat untuk kemudian diserap dan melemah sehingga gelombang radar tidak akan kembali ke sistem radar musuh, membuatnya nyaris tidak terdeteksi.

Teknologi siluman yang diterapkan pada pesawat tempur J-10C merupakan teknologi terbaru yang sama sekali berbeda dari yang ada, dan baru China yang pertama menggunakannya.

Dibandingkan dengan F-35 milik AS dan Sekutunya, pesawat tempur J-10C yang semi-stealth dan dilengkapi radar AESA serta kemampuan manuver yang lincah diprediksi akan dapat mengalahkan pesawat tempur ‘gendut’ F-35.

Apalagi dengan mulai bergabungnya armada pesawat tempur Su-35 yang baru dibeli dari Rusia, benar-benar menjadikan Angkatan Udara China salah satu kekuatan udara paling mematikan didunia.

JakartaGreater