Raytheon Akan Memberikan Pelatihan Patriot Interceptor bagi Angkatan Udara Qatar

Raytheon telah menerima kontrak penjualan militer asing sebesar 163,3 juta dolar AS untuk memberikan latihan mengoperasikan anti-rudal dan anti-pesawat sistem Patriot bagi personil Angkatan Udara Qatar.

“Raytheon Company dianugerahi 163,2 juta dolar AS … kontrak penjualan militer asing (Qatar) untuk udara terpadu dan pertahanan rudal serta pelatihan lain yang berhubungan dengan personil layanan Qatar Emeri Air Force,” kata pengumuman yang dikeluarkan Departemen Pertahanan Amerika Serikat, seperti dilansir Sputnik News pada Senin (1/1).

Kontrak tersebut juga mencakup pelatihan bahasa Inggris dan dijadwalkan akan selesai pada 30 April 2020.

Pada 7 November, Defense Security Cooperation Agency (DSCA) Amerika Serikat mengumumkan penjualan militer asing sebesar 9,9 miliar dolar AS ke Qatar yang meliputi 11 Patriot Configuration-3 units dan peralatan terkait, suku cadang, pelatihan dan dukungan logistik.

Sumber: Sputnik News