Su-35 Akan Menjadi Pengganti Dominasi J-11 China

Surat kabar China Daily menegaskan Pemerintah China telah menerima pengiriman batch pertama Sukhoi Su-35 dari Rusia. Diperkirakan China akan menempatkan Su-35 di Pangkalan Udara Suixi di Provinsi Guangdong, pangkalan udara China yang dekat dengan Laut Cina Selatan.

China kemungkinan akan menjadikan Su-35 sebagai pengawal tempur jarak jauh pesawat pembom H-6K di sekitar Laut Cina Selatan atau Laut Cina Timur.

Bermesin ganda dengan jangkauan terbang jarak jauh, Su-35 multirole bisa lebih tepat berperan sebagai pesawat patroli udara dan pengawal pesawat bomber China daripada pesawat tempur J-11B.

Dibandingkan dengan J-11B, penempatan Su-35 di dekat wilayah sengketa akan terasa lebih menantang dan ‘menekan’ negara-negara diwilayah tersebut. Selama ini J-11B masih menjadi andalan China untuk mengawal pesawat bomber China.

Beberapa waktu lalu J-11B pernah mengalami ‘kekalahan menyakitkan’ saat melakoni latihan dogfight dengan pesawat tempur Gripen Angkatan Udara Thailand. Meski hasil resmi dalam latihan tersebut tidak dipublikasikan, namun berita yang beredar J-11B China mengalami kekalahan telak dari pesawat tempur ringan Gripen, kekalahan yang sangat mungkin menurunkan pamor keganasan J-11B.

Pesawat tempur J-11 China selama 25 tahun ini terus menurun daya gentarnya, China terus melakukan upgrade J-11 untuk bisa bersaing dengan pesawat tempur modern AS dan Jepang dengan melahirkan varian J-11C dan J-11D. Namun dengan bergabungnya Su-35, China bisa memproyeksikannya sebagai pesawat tempur ‘penggentar’ pengganti dominasi J-11B.

JakartaGreater