Ilmuwan Rusia Temukan Material Unik Agar Kendaraan Tempur Tak Terlihat

Sebuah tim peneliti di Universitas Sains dan Teknologi Nasional Moskow (MISiS) telah menemukan metamaterial unik yang dapat membuat kendaraan tempur tak terlihat, menurut tulisan jurnal ilmiah Physical Review.

Metamaterial adalah zat yang direkayasa untuk memiliki properti yang tidak ditemukan di alam. Zat ini mampu memanipulasi gelombang elektromagnetik dengan memblokir, menyerap, meningkatkan, atau melipatnya untuk membuat suatu benda menjadi tak terlihat.

Metamaterial tersebut dapat digunakan secara luas dalam pengembangan jenis senjata baru dan desain superkomputer dimana sinyal listrik konvensional akan membuat jalan bagi sinyal fotonik.

Tim peneliti MISiS bekerja sama dengan para peneliti dari Universitas Crete Yunani. Pada tahun 2016 Rusia dan Yunani menandatangani nota kerjasama dalam penelitian teknologi kuantum dan pembiayaan bersama atas karya ini, termasuk studi metamaterial.

“Bagian eksperimental dari penelitian kami adalah penciptaan suatu bentuk metamaterial yang terdiri dari grid datar kecil yang disebut meta-molekul yang dipotong dari bagian padat bahan baja asli”, seperti dikatakan oleh Direktur Proyek, Alexei Basharindalam konferensi pers MISiS.

Direktur Proyek Alexei Basharin

Metamaterial, dapat membuat kendaraan tempur tak terlihat

Basharin mengatakan bahwa berkat bentuk khusus dan konfigurasi sel-sel ini para ilmuwan berhasil memperoleh metamaterial dengan sifat yang benar-benar unik. Metamaterial ini dapat digunakan untuk membuat sensor yang peka untuk mendeteksi bahan peledak maupun senjata kimia.

“Tambahan dari semikonduktor nonlinear akan merubah metamaterial menjadi layar yang dapat disesuaikan untuk teknologi siluman, yang membuat kendaraan tempur menjadi tidak terlihat melalui radio, inframerah dan pita gelombang lainnya”, kata juru bicara MISiS.

Metamaterial yang baru diperoleh juga dapat menjadi elemen penting dari jenis laser terbaru dan bisa digunakan sebagai dasar untuk komputer kuantum.

“Russian Satellite Communications Company (RSCC) dan organisasi yang berhubungan dengan ruang angkasa lainnya telah menunjukkan minat pada materi baru tersebut”, menurut pernyataan MISiS.

Sumber: Sputnik News

Leave a Reply