Danlanud Sri Mulyono Herlambang Akan Maksimalkan Fungsi Pangkalan Udara

Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna meresmikan penggantian nama Pangkalan Udara Palembang menjadi Lanud Sri Mulyono Herlambang, Rabu (9/11/2016). (antarasumsel.com/Fenny/16/Parni)
TNI Angkatan Udara akan memaksimalkan fungsi Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang Palembang untuk menunjang sejumlah kegiatan nasional dan internasional di Sumatera Selatan.

Upaya itu tidak lepas dari naiknya tipe Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang dari tipe C ke tipe B, serta akan berupaya menjadi pangkalan udara penyangga tipe A.

Komandan Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang, Letkol (PNB) Ronald Siregar, mengatakan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah Lanud Sri Mulyono Herlambang untuk dibangun fasilitas penunjang.

“Kami telah memetakan wilayah Lanud yang merupakan Bandara Lama dimana di landasan lama tersebut sangat memungkinkan untuk dibangun fasilitas penunjang, seperti Terminal Haji dan Terminal Kargo untuk event Moto GP termasuk Asian Games 2018,” ujar Letkol Ronald Siregar, seperti dilansir Antara pada Jumat (13/1).

Letkol Ronald menjelaskan bahwa pihaknya juga merencanakan pendirian museum penerbangan di salah satu pangkalan udara tertua di Pulau Sumatera ini. Museum tersebut akan berfungsi sebagai wisata edukasi bagi masyarakat Sumatera Selatan, khusunya kota Palembang.

Rencana itu sudah diajukan ke Pemerintah Daerah Sumatera Selatan. Saat ini, pihak pangkalan udara sedang menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk realisasi rencana tersebut, seperti pembebasan lahan milik TNI Angkatan Udara yang ditempati warga.

Selain itu, pangkalan udara bekerja sama dengan Dinas PU setempat merencanakan pembangunan Taman Kota dan kolam retensi sebelah asrama haji lama, jika proyek jalan layang simpang bandara selesai, di mana lokasi tersebut masih milik TNI Angkatan Udara.

Sumber: Antara