Mau Jadi Komandan KRI ?. Ini Syaratnya

Jakarta – Sembilan Perwira Menengah (Pamen) dari Komando Utama (Kotama) TNI Angkatan Laut melaksanakan Uji kemampuan (Skill) sebagai calon Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Mereka harus melaksanakan kegiatan manuver taktis menggunakan unsur KRI, di Perairan Teluk Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Kesembilan calon Komandan KRI yang mengikuti Uji Skill ini, terdiri dari tiga Perwira Koprs Pelaut yang berpangkat Letkol dan enam Perwira berpangkat Mayor.

Sebelumnya, kesembilan calon Komandan KRI ini telah mengikuti Uji Kompetensi secara tertulis dan lisan dihadapan Tim Penguji yang dipimpin Kadisminpersal Laksamana Pertama TNI B Ken Tri Basuki, beserta Waasops Kasal Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto, Kadispamal Laksamana Pertama TNI Edy Suwito, Kadismatal Laksamana Pertama TNI Ir. Aziz Ikhsan Bachtiar, Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, Kasarmatim Laksamana Pertama TNI I Nyoman Gede Ariawan.

Kegiatan Uji Skill ini menggunakan : KRI Tjiptadi-381 kapal jenis korvet kelas Parchim, KRI Banjarmasin-592 kapal jenis Landing Platform Dock (LPD), KRI Cakalang-852 kapal jenis Patroli Cepat (PC-43 M) dan KRI Teluk Mentawai-959 kapal jenis Coaster berbentuk cargo, masing-masing dipimpin oleh Pjs Dansatkorarmabar Kolonel Laut (P) Robertus T. Waskito, Asops Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) P. Rahmad Wahyudi, Dansatbanarmabar Kolonel Laut (P) Robertus T. Waskito, Dansatkatarmabar Kolonel Laut (P) Sawa, serta Tim Penilai dari Kolat Koarmabar.

Para calon Komandan KRI diuji kemampuannya dalam mengawaki KRI untuk melaksanakan berbagai latihan peran-peran. Adapun latihan peran-peran yang dilaksanakan antara lain peran persiapan kapal berlayar dan bertempur, peran orang jatuh di laut, peran jangkar, melaksanakan manuvra di laut serta peran menyiapkan kapal sandar dan merapat di pangkalan.

Selain itu, dalam Uji Skill ini, juga dilaksanakan pendalaman materi yang telah disiapkan sebagai persyaratan kemampuan seorang Komandan KRI dalam melaksanakan berbagai kegiatan seperti, pengambilan keputusan taktis dan memberikan perintah dalam mengoperasionalkan KRI.

Dispen Koarmabar