Nov 302015
 

mysterious ship japan

Fukui – Sebelas kapal misterius ditemukan di lepas pantai Jepang. Di atas dek kapal itu ditemukan lebih dari 20 kerangka manusia. Kemunculan belasan kapal tersebut membuat bingung tim penjaga pantai negara itu yang tidak tahu bagaimana kapal-kapal tersebut bisa sampai di sana, Jumat, 27 November 2015.

2

Empat perahu kayu pertama terdampar pada awal November, diikuti tujuh yang lain pada minggu ini. Kapal-kapal itu terlihat hanyut di laut Jepang. Hanya, kali ini, tim penyelamat dibuat ketakutan saat melihat sisa-sisa tubuh para pelaut yang telah membusuk di kapal itu.

3

Perahu terbaru, sebagaimana dilansir dari laman Mirror, 27 November 2015, terlihat pada Selasa di lepas pantai pelabuhan Fukui–sekitar 250 mil sebelah utara Tokyo. Di atas kapal itu ditemukan tiga mayat manusia.

5

Tim penyelamat mengatakan sisa-sisa tubuh itu telah membusuk dan hampir seperti kerangka, seperti yang dilaporkan NHK, Jepang. Sepotong kain yang ditemukan di dek salah satu kapal tampaknya merupakan potongan bendera Korea Utara.

6

Dan tulisan di salah satu kapal diyakini berbunyi “Tentara Rakyat Korea”. Tidak diketahui apakah mereka adalah nelayan Korea Utara yang terdampar atau orang-orang yang mencoba melarikan diri dari Kim Jong-un. Korea Utara diketahui kerap menggunakan kapal nelayan kuno karena mereka tidak memiliki radar dan agar sulit dilacak.

Tempo.co

  10 Responses to “11 Kapal Misterius dengan Puluhan Mayat Terdampar di Jepang”

  1. Kasihan…

    • Kok seperti cerita jaman kuna, jaman ketika bendera tengkorak sbg simbol bajak laut sering berkibar. Apakah kapal ini adalah “korban” bajak laut yg tidak kenal dg istilah HAM atau mungkin orang-orang buangan dari negara antah berantah yg dianggap mengganggu kenyamanan penguasa, atau para kriminal yg sengaja dimusnahkan karena hanya membuat penuh penjara? Apapun sebabnya, bila itu adalah korban dari institusi negara pastilah negara tersebut adalah negara yg memiliki penguasa hampir tak terbatas (barangkali semacam diktator), penguasa yg merangkap sbg lembaga hukum berikut lembaga pulitik pembuat UU yg sesuai dg seleranya. Penguasa model begini akan dg lantang bersabda bahwa “aku lah hukum itu sendiri”, jadi negara ini tdk perlu repot membuat semacam lembaga yudikatif atawa legislatif, dan jika pun ada itu hanya sekadar simbol. Namun adakah negara model itu diabad informasi ini?
      Sungguh luar biasa, di awal abad 21 ternyata perilaku sebagian umat manusia ternyata masih sama seperti perilaku manusia abad pertengahan, tidak di Timur Tengah dg ISIS nya namun kini malah terjadi di Jepang (tempat ditemukan korban) atawa asia timur, padahal setahu enyong sengketa Jepang dg negara sekitar (kasus pulau senkaku / diaoyu) belum begitu menghangat bila dibanding kasus lcs, apalagi Suriah dg ISIS nya….

  2. Manudia petahu

  3. Selamat Pagi semua…..

  4. Aduh,masa gara2 ga cocok ama model rambut kim jong un bisa jd kyk gini ceritanya..

  5. Hehehehehehehehe… Melarikan diri dari Jong Un atau mereka dihukum tanpa perbekalan dilepas ke laut lepas agar mati tersiksa ditengan laut, kemungkinan terakhir mereka pasukan korut yg disiapkan utk menyusup ke korsel dgn perahu kayu sbg nelayan tp terbawa arus dan kehilangan arah ditengah laut selama berbulan2…ironis negeri jong Un..hehehehehhe…

  6. Korut memang hebat !!…

  7. Prihatin..

  8. hiiiiiiiiiiiiiiiiii angker bir nih

  9. semoga para korban diterima disisi nya, amin

 Leave a Reply