Ini Daftar Kapal Perang yang Akan Diborong Malaysia, Salah Satunya LPD Indonesia

LPD KRI Makassar 590 TNI AL

Menurut Komandan Angkatan Laut Malaysia, kapal Multirole Support Ships (MSS) akan segera membantu menjaga perairan Malaysia.

Dia menegaskan keputusan pemerintah untuk mendapatkan kapal MRSS setelah diinformasikan oleh Menteri Pertahanan Hishammuddin Hussein, dan disebut di dalam tweet-nya, yang berbunyi: “# 15to5 on track! #LMS (Littoral Mission Ships) ready to go #MRSS next. Thank you Sir! @HishammuddinH2O.”

Angkatan Laut Malaysia berencana untuk mengurangi armadanya dari 15 class menjadi lima class. Kapal perang tua yang terlalu mahal perawatannya akan dipensiunkan atau dijual, dan uang dari hasil penjualan bisa digunakan untuk membeli kapal baru.

Beberapa waktu lalu Hishammuddin mengatakan kepada wartawan bahwa aset baru harus dibeli pada tahun 2020. “Saya hanya ingin aset yang terbaik bagi negara dan saya ingin aset terbaik bagi militer. Itu adalah tugas saya sebagai Menteri Pertahanan,” kata Hishammuddin saat itu.

Ahmad Kamarulzaman tidak mengatakan berapa banyak kapal MRSS yang akan dibeli, selain itu Angkatan Laut juga mengharapkan akusisi 18 kapal Littoral Mission Ship (LMS) dan enam kapal Littoral Combat Ship.

Kapal Littoral Combat Ship Malaysia akan dilengkapi dengan kemampuan peperangan empat-dimensi yakni misi anti peperangan elektronik, anti serangan udara, anti kapal permukaan dan anti serangan bawah laut yang terintegrasi dengan sistem state of the art.

Diperkirakan bernilai sekitar RM9 miliar, kapal LCS juga akan dilengkapi dengan kemampuan siluman yang mengurangi refleksi radar dan visibility.

Sedangkan kapal Multirole Support Ships kemungkinan akan dibangun bersama oleh Shipyard Boustead Naval Malaysia dan PT PAL di Indonesia, juga dilengkapi sistem peluncuran dan pendaratan kapal boat.

Kapal Littoral Mission Ship akan dikembangkan di Cina oleh perusahaan patungan Boustead Naval Malaysia dan perusahaan China Shipbuilding & Offshore International.

Kapal LMS selain dilengkapi persenjataan rudal juga memiliki dek helikopter, selain memiliki fungsi sebagai kapal perang pesisir pantai, kapal LMS juga dapat dimanfatkan untuk misi pencarian dan penyelamatan (SAR). Diharapkan semua kapal berbiaya tidak lebih dari RM250 juta.

Bernama