Thailand Pamerkan Rudal SAM KS-1CM

Beberapa waktu lalu Thailand mengakuisisi tiga peluncur rudal SAM KS-1C dari China. Rudal anti pesawat varian ekspor dari SAM HQ-12 China didatangkan pada bulan Oktober 2016, menjadikan Thailand sebagai salah satu operator pengguna sistem rudal permukaan-ke-udara KS-1C diluar negeri selain Myanmar dan Turkmenistan.

Thailand ikut memamerkan sistem SAM KS-1C saat peringatan Hari Anak yang diselenggarakan di Skuadron Udara Wing 7 di Surat Tani. Selain dimeriahkan dengan pertunjukan akrobatik pesawat tempur Gripen (yang akhirnya terjadi insiden kecelakaan), acara tersebut juga memamerkan beberapa persenjataan yang salah satunya adalah sistem peluncur rudal anti pesawat jarak menengah KS-1C.

Yang unik, media Thailand merilis rudal tersebut sebagai varian KS-1CM, atau varian modern dari KS-1C. Varian terbaru ini kemungkinan memiliki daya jangkau lebih jauh dari varian lawas.

Menggunakan sistem radar Planar Passive phased array radar H-200, KS-1C mampu merontokkan pesawat tempur dan rudal jelajah musuh pada jangkauan 5 km-70 km / KS-ICM kisaran jangkauan sekitar 100 km. Radar H-200 mampu membimbing enam rudal untuk menyergap tiga sasaran sekaligus secara bersamaan, atau dua rudal untuk satu target yang semakin meningkatkan probilitas hitnya.

JakartaGreater