Latihan Terbang Malam Sekbang TNI Angkatan Udara

Latihan Terbang Malam Sekbang angkatan 92 dan Siswa Konversi SIP Angkatan 75 serta Siswa SIP Angkatan 76 telah mulai dilaksanakan sejak hari Selasa (31/1) kemarin. Latihan terbang malam tersebut akan dilaksanakan hingga tanggal 13 Februari mendatang. Namun karena mempertimbangkan faktor cuaca yang sering hujan, kemungkinan waktunya bisa mundur.

Komandan Pangkalan TNI AU Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir. Novyan Samyoga, MM. yang diwakili Komandan Wingdik Terbang Kolonel Pnb Bonang Bayu Aji dalam sambutan pengantarnya menyampaikan bahwa jadwal terbang malam yang akan dilaksanakan berhadapan dengan weather yang kurang menguntungkan yaitu musim hujan, namun apapun kondisinya hujan merupakan rahmat Allah SWT. yang wajib disyukuri.

Kolonel Pnb Bonang Bayuaji berharap latihan terbang malam ini dapat berjalan dengan lancar, selamat, dan seluruh silabi dapat terlaksana secara maksimal. Meskipun terbang malam ini sudah rutin, namun seluruh siswa, Instruktur Penerbang, Ground School, tetap berpegang kepada aturan dan prosedur yang ada, dengan menggunakan referensi yang lalu tetap dipertajam.

Sementara itu, Komandan Skadik 101 Letkol Pnb Romas Condor menyampaikan bahwa melalui Latihan Terbang Malam, para siswa harus dapat mengetahui kemampuan pesawat dan kemampuan diri sendiri, sehingga dapat melaksanakan misinya dengan baik, serta berhasil secara maksimal dan selamat.

Dengan musim hujan saat ini, selama pelaksanaan latihan baik siswa, instruktur maupun para pendukung selalu memperhatikan faktor lambangja. Faktor Lambangja mutlak harus dilaksanakan, sehingga segala kegiatan akan berlangsung dengan aman dan selamat sesuai dengan yang telah diprogramkan.

Dalam dunia pendidikan Sekolah Penerbang, Latihan Terbang Malam merupakan materi khusus atau salah satu tahapan pendidikan yang wajib dilaksanakan oleh setiap siswa. Tujuan dari pemberian materi terbang malam adalah melatih siswa agar dapat menerbangkan pesawat terbang dalam kondisi apapun.

Sumber: TNI AU