Kolinlamil Akan Dapat Tambahan Kapal Jenis LST dan LPD

KRI Banda Aceh bersandar di Kupang. (Antara)
Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dalam waktu dekat akan melakukan modernisasi alat utama sistem senjata (Alutsista). Alutsista yang telah ada akan tetap menjadi perhatian dalam pemeliharaan dan perawatan, dan Alutsista yang menambah perkuatan akan memberikan semangat bagi prajurit dalam melaksanakan tugas.

Panglima Kolinlamil Laksma TNI Agung Prasetiawan mengatakan bahwa modernisasi Alutsista menjadi prioritas pemimpin TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan kemampuan kekuatan TNI Angkatan Laut guna mendukung tugas pokoknya.

“Siapkan personil yang akan ditunjuk sebagai pengawak Alutsista yang baru, yang rencananya akan datang 6 kapal jenis Landing Ship Tank dan 3 jenis Landing Platform Dock untuk mencapai kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force/MEF),” ujar Laksma TNI Agung Prasetiawan kepada jajaran Satlinlamil Surabaya, baru-baru ini.

Walau beberapa KRI yang berada di jajaran Kolinlamil sudah berusia lanjut, namun beberapa Alutsista yang dimilikinya merupakan KRI tercanggih hasil produksi industri dalam negeri.

Saat ini, Kolinlamil memiliki 13 kapal perang, diantaranya KRI Teluk Ratai 509, KRI Teluk Bone 511, KRI Teluk Parigi 539, KRI Teluk Lampung 540, KRI Teluk Bintuni 520 dan KRI Banjarmasin 592. Sejumlah KRI ini di bawah binaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya.

Sedangkan KRI di bawah binaan Satlinlamil Jakarta, terdiri dari KRI Tanjung Kambani 971, KRI Tanjung Nusanive 973, KRI Teluk Amboina 509, KRI Teluk Manado 573, KRI Teluk Hading 538, KRI Mentawai 959 dan KRI Banda Aceh 593.

Kolinlamil terus mengupayakan program modernisasi Alutsista melalui pengadaan, revitalisasi dan rematerialisasi, sebagai realisasi untuk meningkatkan kemampuan Alutsistanya.

Kolinlamil merupakan pembina tunggal Angkutan Laut, membina kemampuan sistem angkutan laut militer, membina potensi angkutan laut nasional, guna kepentingan pertahanan dan keamanan negara di laut dan membina kesiapan operasional.

Hal tersebut sebagai realisasi peningkatan kekuatan dan untuk melaksanakan angkutan laut TNI, meliputi personel, alat peralatan dan pembekalan yang bersifat taktis, strategis maupun administrasi.

Sumber: Dispen Kolinlamil