Estonia Beli Howitzer K9 Thunder dari Korea Selatan

Kepala Angkatan Bersenjata Estonia, Letjen Riho Terras telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) di Seoul pada hari Senin, 6 Februari 2017 untuk memulai negosiasi pembelian self-propelled howitzer K9 Thunder 155 mm Korea Selatan, menurut situs Public Broadcasting Estonia. (Army Recognition)

Kepala Angkatan Bersenjata Estonia Letjen Riho Terras bersama Menteri Pertahanan Lee Young-geol mengunjungi fasilitas produksi Hanwha Techwin di Changwon untuk sistem artileri K9 Thunder.

Self-propelled howitzer baru K9 Thunder 155 mm akan menggantikan sistem artileri derek 155 mm yang saat ini ada dalam pelayanan angkatan bersenjata Estonia. Saat ini, unit artileri angkatan bersenjata Estonia menggunakan howitzer derek FH-70 155 mm.

Howitzer derek FH-70 155 mm (Foto: MaxDefense)

Estonia bermaksud untuk membeli sekitar 12 unit self-propelled howitzer K9 Thunder dari Korea Selatan untuk meningkatkan waktu setup serta manuver unit artileri Estonia.

Dalam kunjungannya tersebut Kepala Angkatan Bersenjata Estonia juga membahas kerja sama pertahanan dan pertahanan cyber dengan Kepala Staf Gabungan Selatan Korea, Jenderal Lee Soon-jin.

K9 Thunder memiliki menara yang dipasang pada bagian belakang rangka yang dipersenjatai dengan meriam kaliber 155 m dengan jangkauan tembak maksimum 40 km. Howitzer K9 dapat menembakkan tiga amunisi dalam 15 detik dengan kecepatan tembak maksimum antara 6 – 8 amunisi per menit.

Self-propelled howitzer K9 Thunder memiliki kru 5 orang, sopir di depan lambung dan 4 personil di menara, yang terdiri dari komandan, penembak, asisten penembak dan amunisi loader. K9 Thunder memiliki bobot 43 ton, kecepatan jelajah 67 km/jam.

JakartaGreater

Leave a Reply