Kini India yang Luncurkan 96 Satelit Amerika Serikat

Polar Satellite Launch Vehicle India (ndtv.com)

New Delhi – Badan peneliti antariksa India (Indian Space Research Organisation-ISRO) meluncurkan 104 satelit dalam satu misi tunggal pada pekan depan, ujar sejumlah pejabat India, 11/2/2017.

Satelit dalam jumlah terbanyak itu akan dilontarkan hari Rabu dari pusat peluncuran Satish Dhawan Space Centre (SDSC) di Sriharikota, satu pulau di perairan Teluk Bengala di negara bagian Andhra Pradesh, India.

“Polar Satellite Launch Vehicle India, dalam penerbangannya yang ke-39 (PSLV-C37), akan meluncurkan rangkaian satelit Cartosat-2 seberat 714 kilogram untuk mengamati bumi serta 103 satelit penumpang dengan bobot 664 menuju Sun Synchronous Orbit (SSO) sejauh 505 kilometer,” ujar pernyataan ISRO.

“PSLV-C37 dijadwalkan bertolak pada 15 Februari pukul 09.28 waktu setempat dari Sriharikota.” Satelit-satelit penumpang akan terdiri dari 101 satelit kecil, yang berasal dari Israel, Kazakhstan, Belanda, Swiss, Uni Emirat Arab (UAE) dan 96 dari Amerika Serikat, juga dua satelit kecil dari India.

Jumlah bobot keseluruhan satelit yang diangkut PSLV-C37 mencapai 1.378 kilogram.

101 satelit kecil berpenumpang internasional itu diluncurkan sebagai bagian dari pengaturan komersil antara Antrix Corporation Limited (Antrix), perusahaan Pemerintah India di bawah Departemen Antariksa (DOS), badan komersil ISRO dan para pelanggan internasional.

Sebelumnya, tahun lalu, ISRO berhasil meluncurkan 20 satelit ke orbit dalam misi tunggal.

Sejauh ini, satelit dalam jumlah terbesar yang pernah diluncurkan dalam satu misi tunggal dilakukan Rusia pada tahun 2014.

Antara