India Segera Luncurkan Rudal BrahMos Versi Pesawat Tempur

Dilansir dari surat kabar Rusia Rossiyskaya Gazeta, menyebutkan bahwa India akan melakukan uji tembak rudal supersonik BrahMos versi pesawat tempur dalam waktu tiga bulan ke depan.

Sudhir Kumar Mishra, Kepala Eksekutif BrahMos Aerospace, mengatakan bahwa versi hipersonik dari rudal BrahMos, mampu terbang pada kecepatan hingga 5.000 km/jam (4 mach), akan dibuat pada tahun 2020.

Rudal udara-ke-darat (AGM) supersonik Brahmos seberat 2.500 kg akan ditembakkan dari pesawat tempur Angkatan Udara India Sukhoi-30 MKI yang telah mengalami modifikasi untuk mampu mengakomodasi senjata baru.

Sebuah percobaan pendahuluan telah sukses dilakukan sebelumnya dan beberapa uji tembak rudal tanpa dilengkapi hulu ledak telah dilakukan sebelum tes yang sebenarnya berlangsung.

“Pada bulan Maret, kami akan mengadakan tiga kali uji coba, yang akan diikuti oleh penembakan sasaran di laut dan di darat. Bagaimanapun, kami sudah sangat yakin bahwa peluncuran ini akan berhasil”, kata Mishra.

Saat ini, BrahMos mampu memukul sasaran di luar cakrawala radar dan dapat diluncurkan dari sistem senjata berbasis darat laut berbasis dan.

Jika rudal BrahMos versi udara berhasil diluncurkan, Rusia dan India akan memperoleh sistem serang persenjataan konvensional yang efektif melalui platform udara, tambha Mishra.

Rudal sepanjang 9 meter itu dapat melakukan perjalanan hingga kecepatan 3 mach, menjadikannya sebagai salah satu rudal tercepat di dunia. Ia memiliki jangkauan hingga 290 km dan mampu membawa hulu ledak konvensional seberat 200-300 kg.

Sedangkan untuk versi supersonik dari rudal BrahMos, diharapkan akan dibuat sebelum akhir 2019, kata Mishra. Ia juga menambahkan bahwa proyek ini sedang dikembangkan oleh Mashinostroyeniya, NPO Rusia, Moskow Aviation Institute dan DRDO India.

Rossiyskaya Gazeta