Rafale, Gripen-E dan F-16, Jadi Primadona di Aero India 2017

Pameran dirgantara terbesar di Asia, Aero India 2017 dibuka mulai hari ini, 14 Februari di pangkalan Angkatan Udara India Yelahanka, Bangalore. Sebanyak 270 perusahaan pertahanan India dan 279 perusahaan militer asing akan ikut ambil bagian dalam acara yang digelar selama empat hari, dan akan menyajikan pertunjukan udara 72 pesawat.

Beberapa pesawat tempur yang ditunggu kiprahnya oleh para penonton termasuk Rafale Perancis, Gripen-E Swedia dan F-16 Amerika Serikat. Light Combat Aircraft Tejas buatan dalam negeri India juga ikut ambil bagian dalam pertunjukan udara.

Sementara Angkatan Udara India (IAF) sedang dalam proses menerima kedatangan 36 jet tempur Rafale, Swedia dan Amerika Serikat berebut mengincar pasar yang menguntungkan dengan memindahkan jalur perakitan ke India jika pesawat tempur bermesin tunggalnya terpilih.

Dengan pencarian pesawat tempur bermesin tunggalnya, Aero India yang ke-11 memberikan kesempatan kepada perusahaan pertahanan Asing untuk memamerkan produk terbaru mereka.

Perusahaan top dari Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Rusia, Israel, Jerman, Belgia, Swiss, Ukraina, Singapura, Swedia, Spanyol, Afrika Selatan, Italia, UAE, Korea Selatan, Hong Kong, Republik Ceko, Kanada, Australia, Polandia dan Yunani akan ikut ambil bagian dalam acara tersebut.

India.com