Uni Emirat Arab Pamerkan SIHAM3 di IDEX 2017

Pada IDEX 2017, perusahaan Siham Al Khaleej Technology (SAKT) asal Uni Emirat Arab (UEA), bersama-sama dengan Leonardo dan MBDA menyajikan sebuah sistem senjata yang inovatif dan hemat biaya yang disebut “SIHAM3” (dalam bahasa Arab artinya Panah), memberikan kemampuan komprehensif anti udara dan anti permukaan mandiri untuk semua jenis kapal perang.

Sistem senjata Anti Udara dan Anti Permukaan, SIHAM3 di NAVDEX 2017. (© Navy Recognition)

Kerjasama industri ini secara resmi diumumkan pada IDEX 2017 dan mock-up dari sistem tersebut ditampilkan di booth SAKT, B-0004, di NAVDEX.

Secara khusus, SAKT akan bertanggung jawab untuk integrasi sistem senjata “SIHAM3”, yang menggabungkan dua produk Leonardo: OTO Marlin WS 30 mm Naval Gun dan Medusa MK4/B Electro-Optical Fire Control System (EO-FCS) yang menyediakan kemampuan mandiri untuk mendeteksi dan melacak dengan akurasi tinggi baik target udara ataupun target permukaan.

Sistem ini dilengkapi dengan peluncur rudal pertahanan udara kembar, MBDA Mistral-RC.

Sistem baru ini akan diatur sepenuhnya oleh operator tunggal dan secara signifikan akan menurunkan persyaratan instalasi karena sistem tersebut dipasang menjadi satu. Sebuah evolusi lebih lanjut dari SIHAM3 akan memungkinkan integrasi dengan Sistem Manajemen Tempur (CMS).

Sistem “Made in UAE” ini akan dikembangkan, diproduksi, dirakit dan diintegrasikan oleh tiga perusahaan tersebut secara bersama-sama.

Menurut Navy Recognition, Angkatan Laut UEA telah mengajukan RFQ untuk melakukan upgrade 10 buah sistem marlin yang ada saat ini dengan varian SIHAM3, termasuk korvet ASW kelas Abu Dhabi, beberapa kapal MCM dan kapal pengumpul data intelijen.

Navy Recognition