Tim Satgas Karhutla Riau Amankan Dua Terduga Pembakar Lahan

Helikopter MI-8 UR-CMJ Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemadaman dari udara (water bombing) di atas lahan gambut yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (7/10/2016). (ANTARA FOTO/Rony Muharrman/pd/16)

Tim gabungan Satgas Karhutla Riau yang terdiri dari personel Yonko 462 Paskhas Lanud Roesmin Nurjadin dan Polda Riau menangkap dua terduga pelaku pembakaran lahan di Rokan Hilir, Riau, pada Rabu (22/2).

Tim gabungan Satgas Karhutla Riau membawa dua orang menuju helikopter Puma TNI AU, saat melakukan patroli dan aksi di wilayah Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. (tni-au.mil.id)

Dua terduga yang diamankan tersebut berinisial MT (51) dan MR (25), yang merupakan warga Langkat Sumatera Utara. Mereka mengaku hanya sebagai pekerja kebun.

Pengamanan kedua terduga tersebut berawal dari patroli udara yang dilaksanakan Satgas Karhutla Provinsi Riau. Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi, yang juga Komandan Satgas Udara, mengatakan bahwa penindakan yang dilakukan oleh tim gabungan ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh Satgas untuk mencegah Karhutla di Riau.

“Aksi terpadu ini bertujuan untuk memberikan efek jera bagi oknum-oknum pembakar lahan, dengan harapan kedepannya tidak ada lagi yang coba-coba untuk membakar lahan”, tegas Danlanud.

Selanjutnya, kedua orang tersebut diamankan selama 1×24 jam guna dimintai keterangan di Satpomau Lanud Rsn, untuk kemudian diserahkan ke Polda Riau guna dilakukan proses selanjutnya.

Sumber: TNI AU