PT DI Butuh Dukungan Penuh untuk Produksi Helikopter

Desain Helikopter Serang Gandiwa PT DI (Grafik : PT DI)

Jakarta – PT Dirgantara Indonesia dinilai sangat mampu mendisain dan memproduksi helikopter sendiri untuk mewujudkan kemandirian pertahanan nasional.

“Bukan suatu hal yang tidak mungkin, dengan dukungan penuh pemerintah terhadap industri pertahanan, PTDI siap memproduksi helikopter sendiri,” ujar Deputi Bidang usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, saat berbincang dengan wartawan, di Jakarta, Jumat, 24/2/2017.

Hal ini diungkapkan Harry, menjawab pertanyaan sejumlah kalangan terkait kemampuan PT DI mengembangkan sendiri helikopter.

PT DI yang merupakan ikon industri kedirgantaraan Indonesia, telah banyak mendisain pesawat dan merakit pesawat pesanan beberapa negara di dunia.

Pesawat jenis CN 235 dan CN 295, merupakan desain asli anak bangsa yang dalam produksinya bekerjasama dengan Airbus. Bahkan, PT DI sedang merancang jenis pesawat baru CN 245. Hanya saja, hingga kini, PT DI belum bisa mendesain jenis pesawat seperti helikopter.

Menurut Harry sesungguhnya sudah banyak helikopter yang terbang perdana dari pabrik PT DI di Bandung.

Hanya saja helikopter ini merupakan desain dari beberapa produsen helikopter dan kemudian PT DI hanya merakitnya.

“Helikopter-helipoter itu tidak desain PT DI, tapi kita hanya manufacturing atau merakit kemudian menerbangkan,” katanya.

Ia mengakui tidak mudahnya PT DI mendesain helikopter, dikarenakan pesawat jenis rotary ini banyak memiliki varian. Berbagai produsen helikopter seperti Bell, Eurocopter sudah memiliki banyak varian, sehingga pasar yang harus dihadapi sangat kompleks.

Namun Harry memastikan PT DI sudah bekerjasama dengan beberapa produsen helikopter untuk bisa merakit di Bandung. Beberapa pasar di ASEAN bisa menjadi lahan PT DI mengingat akan lebih efisien.

Mengenai kualitas produk helikopter yang dirakit PT DI, diklaim Harry sama dengan yang dirakit di pabrik masing-masing.

Bahkan kualitas helikopter jenis EC-725 Cougar tidak kalah jika dibandingkan dengan helikopter jenis AW-101.

“Jadi tetap, PT DI dalam memproduksi pesawat sekarang disesuaikan dengan Rencana Strategis Hankam,” ujar Harry.

Dengan begitu, bukan suatu hal yang tidak mungkin dengan dukungan penuh pemerintah PT DI mampu mendesain dan memproduksi helikopter sendiri.

Antara