Setelah UEA, Su-35 Bisa Semakin Laris di Timur Tengah

Uni Emirat Arab beberapa hari lalu setuju untuk membeli batch pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia, namun dengan jumlah pesawat, nilai kontrak dan waktu pengiriman yang tidak diungkapkan.

Su-35 atau Flanker-E diklaim sebagai pesawat tempur terkuat yang dimiliki Angkatan Udara Rusia, dan akan menambah armada udara tangguh yang sudah dimiliki UEA seperti 80 unit F-16E/F Block 60 Fighting Falcon dan 68 Mirage 2000.

Menurut media AS, pembelian Su-35 bisa sangat mengganggu Amerika Serikat karena bisa menjadi indikasi bahwa UEA, sekutu lama AS kini semakin condong ke Moskow. Selain itu pembelian Su-35 oleh UEA bisa membuka kran ekspor penjualan Su-35 ke negara-negara lain di Timur Tengah.

Su-35 adalah pesawat tempur superioritas udara yang juga berkemampuan multiguna, memiliki kelebihan utama pada kombinasi dari kemampuan penerbangan tinggi, kecepatan supersonic tinggi, manuver yang lincah dan dilengkapi dengan sistem avionic dan persenjataan modern.

Secara keseluruhan, Su-35 dipandang sebagai fighter pembunuh yang tangguh dari Rusia, dan kini secara perlahan mulai sukses dengan penjualannya ke luar negeri.

Writer : Muhidin