Pesawat F5 Dikandangkan, TNI AU Tunggu Pesawat Lebih Canggih

Pesawat tempur Sukhoi SU-30MK2 TNI AU mendarat setelah melakukan gladi persiapan acara puncak latihan tempur Angkasa Yudha di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, Senin (3/10/2016). (ANTARA FOTO/M N Kanwa/kye/16)

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau), Marsekal Hadi Tjahjanto, mengatakan bahwa pesawat F5 yang ada di Skadron Udara 14 akan dikandangkan.

“Pesawat memang dikandangkan karena masalah satu dan lain hal,” ujar Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengunjungi Lanud Iswahjudi Magetan, Jumat (3/3).

Kasau pun meminta agar para penerbang tidak perlu khawatir. Saat ini pemerintah sedang memesan pesawat untuk Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi. Namun, pembuatan pesawat tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Pesan pesawat itu tidak bisa hitungan satu atau dua tahun. Tapi pembuatannya bisa mencapai empat tahun,” kata Kasau.

Marsekal Hadi menuturkan bahwa pesawat yang dipesan pemerintah untuk Skadron Udara 14 akan lebih canggih, guna menjaga dirgantara Indonesia.

“Tentu ini menjadi keuntungan kita karena punya banyak waktu untuk mempelajari pesawat yang akan kita beli. Penerbang akan diikutkan kursus bahasa, tempat pesawat itu lahir. Selain itu juga persenjataan yang akan digunakan. Kita punya banyak waktu untuk mempelajari hal itu,” terang Kasau.

Untuk jenis pesawat tempur pengganti F5 Tiger, Hadi menyebutkan sudah memberikan spesifikasinya kepada Kementerian Pertahanan selaku pihak yang membeli pesawat.

Sumber: Berita Jatim