Seperti Apa Pesawat Tempur Stealth Garapan Rusia dan UEA

ilustrasi

Rusia dan Uni Emirat Arab bersama-sama akan mengembangkan pesawat tempur ringan generasi kelima yang mengambil basis dari MiG-29. Menggunakan desain yang tampaknya merupakan versi lanjutan dari MiG-29 dan MiG-35.

Menarik untuk melihat pesawat tempur siluman terbaru yang akan digarap Rusia dan Uni Emirat Arab. Bagi Rusia sendiri kerjasama ini akan sangat menguntungkan. Sebagaimana diketahui beberapa tahun lalu Perusahaan MiG Rusia terseok seok mengembangkan pesawat tempur generasi kelima dengan basic dari MiG-29 karena kesulitan keuangan.

Program MiG-29 stealth sangat berbeda dengan Sukhoi T-50 Pakfa, dikembangkan oleh perusahaan Russian Aircraft Corporation (RSK-MiG) dan menggunakan dana sendiri mengembangkan pesawat tempur generasi kelima yang disebut Liogkiy Mnogofunktsionalniy Frontovoi Samolyet (LMFS) atau Light Multi-Function Frontal Aircraft.

Dengan menggunakan konfigurasi sayap canard didepan, MiG-29 stealth bisa menggunakan mesin ganda Klimov VK-10M afterburning turbofan atau mesin tunggal Izdeliye 30 yang saat ini sedang dikembangkan untuk pesawat tempur T-50 Pakfa.

Dengan bergabungnya UEA yang terkenal royal dalam belanja militer, dan perusahaan RSK-MiG yang saat ini sangat membutuhkan suntikan dana, maka program pesawat tempur siluman LMFS bisa lebih cepat diwujudkan.

Sebagaimana komitmen kedua negara, pesawat tempur siluman ringan bisa mulai dikembangkan pada tahun 2018, dan akan dirakit sepenuhnya di Uni Emirat Arab.

Beberapa waktu lalu UEA sebenarnya tertarik dengan pesawat tempur siluman F-35, namun AS sejauh ini menolak akses UEA terhadap F-35 Lightning II, dan kerjasama dengan Rusia merupakan pilihan terakhir untuk memenuhi ambisi UEA membangun sendiri pesawat tempur canggih didalam negeri

Author : Muhidin

Leave a Reply