Pos TNI-AL Sungai Pancang Ditargetkan Selesai pada April 2017

Dermaga dan trestel Pos TNI Angkatan Laut Sungai Pancang, Pulau Sebatik dalam tahap pekerjaan. (HO/Lanal Nunukan)

Dermaga dan trestel di Pos TNI Angkatan Laut (AL) Sungai Pancang, Pulau Sebatik, ditargetkan selesai pada bulan April mendatang.

Komandan Pos Angkatan Laut Sungai Pancang, Letda Laut (P) K Arumbay, mengatakan bahwa pembangunan dermaga dan trestel telah dimulai sejak Mei 2016, yang diawali dengan pembangunan cause way sepanjang 200 meter. Dilanjutkan ke arah trestel dengan total panjang 2.100 meter.

“Saat ini pengerjaannya sudah mencapai 85 persen atau kurang sekitar 500 meter lagi,” ujar Letda Laut (P) K Arumbay, seperti dilansir Tribunnews pada Kamis (9/3).

Kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi kendala utama pelaksanaan pekerjaan dermaga ini. Ombak yang kuat dengan angin kencang bahkan sempat membuat kapal tongkang milik kontraktor terseret arus sampai menyenggol dermaga.

“Imbasnya beberapa meter trestel sempat rusak. Kerusakan kemarin faktor cuaca, ombak besar, tongkang terbawa ombak sampai membuat trestel geser. Sudah dijangkar seberat 3 ton tetapi belum kuat juga,” kata Komandan Pos Angkatan Laut Sungai Pancang.

Selain faktor alam, pengangkutan material juga cukup jauh dari lokasi pembangunan. Material harus didatangkan dari luar kota, seperti pasir harus dipasok dari Kota Palu dan tiang pancang diambil dari Kota Balikpapan.

Dermaga dan trestel yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara hingga Rp 128 miliar ini dibangun oleh pemerintah untuk fungsi pertahanan. “Yang menunjukkan kepada Malaysia bahwa TNI AL teguh menjaga perbatasan dan selalu akan menegaskan batas wilayah Republik Indonesia dalam pengawasan ketat,” katanya.

Nantinya, salah satu benteng penjaga perbatasan ini akan disinggahi sejumlah kapal perang seperti jenis Kapal Republik Indonesia (KRI) Teuku Umar.

Sumber: Tribunnews

Sharing

Tinggalkan komentar