Luhut Segera Tuntaskan Labuh Jangkar Ilegal Pulau Tolop

Pangarmabar Lakda TNI Aan Kurnia mendampingi Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan kunjungan kerja ke Pos Angkatan Laut Pulau Tolop, Batam, Kepulauan Riau. 10/3/2017 (Koarmabar)

Luhut Segera Tuntaskan Labuh Jangkar Ilegal Pulau Tolop 1

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan segera menuntaskan masalah labuh jangkar ilegal di Pulau Tolop, Kepulauan Riau. Menko Luhut mengaku terkejut saat menyaksikan sendiri kegiatan labuh jangkar dalam perjalanannya menuju pulau terluar di Kepulauan Riau itu.

“Ada kegiatan labuh jangkar di Pulau Tolop yang saya saksikan dari helikopter, tadi ada sekitar 30 kapal sedang labuh jangkar di Belakangpadang. Saya tanya gubernur, ia tidak mengetahui kegiatan ini. Menurut gubernur pasti ada pungutannya, tapi tidak masuk ke pemda,” ujar luhut dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, 11/3/2017.

Dalam kunjungan tersebut, Luhut didampingi Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Menteri PAN-RB Asman Abnur, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar dan Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos.

Guna mencari solusi masalah ini, Luhut mengatakan segera memanggil pihak-pihak dan lembaga terkait untuk membicarakan isu ini.

Luhut mengaku pekan depan akan mengadakan rapat dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintah daerah setempat, TNI Angkatan Laut, Badan Keamanan Laut, dan sejumlah instansi lainnya.

“Kita mau gimana nih terhadap kejadian yang saya saksikan tadi. Kami juga akan diskusikan dengan Organisasi Maritim Internasional bagaimana jalan keluarnya, tapi tentunya kita akan bicarakan dan berkoordinasi lebih dahulu. Supaya ada yang mengawasi, karena ini juga rentan menjadi tempat penyelundupan narkoba bahkan terorisme,” ujarnya lagi.

Menurut Luhut, idealnya tanggung jawab penjagaan pulau diserahkan kepada TNI Angkatan Laut, dengan sekitar 12 personel AL yang berjaga selama ini.

Tetapi, pihaknya akan melihat aturan yang ada dan mendiskusikannya dalam rapat koordinasi yang akan digelar pekan depan.

“Harus ada langkah-langkat terpadu agar perbatasan kita aman. Fokus kita saat ini bagaimana menyelesaikan masalah Pulau Tolop dan menjaga Pulau Nipa,” ujarnya pula.

Kemenko Kemaritiman terus berupaya membangun pulau-pulau terluar Indonesia untuk menjaga kedaulatan maritim nasional.

Pulau Nipa di Kepulauan Riau berpotensi menjadi kawasan ekonomi yang menjanjikan. Pemerintah juga akan membangun pelabuhan agar kapal-kapal yang singgah ke Singapura bisa parkir di kawasan Pulau Nipa.

Pulau Nipa dan Pulau Tolop merupakan pulau terluar Indonesia yang berbatasan dengan Singapura dan letaknya tidak jauh dari Singapura, harus dikembangkan dan memberi manfaat untuk pemerintah daerah.

Antara

Leave a Reply