Akhir Hidup Sea Harrier dan Teknologi Thrust Vectoring Nozzel

Akhirnya pesawat tempur STVOL (Short Take-Off And Vertical Landing fighter) Sea Harrier melakukan satu penerbangan terakhir ke rumah permanennya di museum Aerospace Bristol, Inggris.

Bukan terbang dengan kekuatan sendiri, Sea Harrier yang kadang disebut sebagai ‘pesawat pembuat janda’ karena catatan kecelakaan terbang yang tinggi, diangkat dengan menggunakan helikopter Chinook.

Tim spesialis dari Angkatan Udara Inggris dan teknisi Angkatan Laut bekerjasama memindahkan Sea Harrier lewat jalur udara karena kendala jalur darat yang tidak memungkinkan.

Meski memiliki reputasi kecelakaan terbang yang mematikan, pada tahun 2016 Taiwan pernah menginginkan pesawat tempur Sea Harrier sebagai pesawat basic untuk pengembangan pesawat tempur STVOL buatan dalam negeri, namun hingga saat ini belum diketahui kelanjutan prosesnya

Sebagaimana diketahui segala pembelian perangkat militer berteknologi tinggi oleh Taiwan selalu mendapat tentangan keras dari RRC.

Andai pembelian ‘blue print’ pesawat tempur Sea Harrier terlaksana, terutama pada teknologi – thrust vectoring nozzel – Taiwan bisa mengembangkan pesawat tempur STVOL lebih cepat. Dalam 13 tahun diperkirakan pesawat tempur STVOL rancangan Taiwan sudah bisa melakukan penerbangan perdananya.

Author : Muhidin