Tejas Berat Karena Menggunakan Struktur yang Kuat

Setelah berhasil memproduksi pesawat tempur ringan LCA Tejas, India sekarang berencana untuk membangun pesawat tempur generasi kelima (Fifth Generation Fighter Aircraft – FGFA), ungkap H Siddesha, Project Director and Technology Director of LCA Tejas.

Siddesha mengatakan, Angkatan Udara India – IAF telah menempatkan pesanan 123 unit pesawat tempur Tejas Mark 1, dan jika tiada halangan semua pesawat Tjas akan dilantik Angkatan Udara India pada tahun 2024.

“Setiap tahun, 16 pesawat tempur Tejas akan dibangun di dua jalur perakitan, dan pada tahun 2024, semua pesawat Tejas Mark1 akan dilantik di IAF sedangkan Tejas versi Mark 2 akan siap pada tahun 2021, ” ungkap Siddesha seperti dikutip oleh Times of India.

Siddesha juga menambahkan bahwa Tejas lebih unggul dari pesawat tempur Mirage buatan Perancis dan JF-17 buatan China, namun sayang Siddesha tidak merinci keunggulan Tejas tersebut.

Menurut seorang mantan pilot uji Tejas, pesawat Tejas sering dikritik karena terlalu berat, tapi bobot yang berat dikarenakan struktur Tejas yang kuat, bahkan meski sudah menggunakan bahan komposit yang lebih ringan dari logam. Selain itu Tejas juga dilengkapi tenaga cadangan untuk membantu daya dorong mesin pesawat. Mungkin inilah salah satu kelebihan Tejas dibandingkan JF-17 dan Mirage.

Author : Muhidin