TNI Angkatan Udara Lakukan Penambahan Berbagai Alutsista dalam Renstra ke-2 Tahun 2015—2019

Dokumentasi: Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kiri), Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Agus Supriatna (kanan) meninjau alutsista yang digunakan dalam puncak Latihan Tempur Angkasa Yudha 2016 di Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/10).–SETPRES
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menyampaikan bahwa pengembangan atau penambahan Alutsista akan membutuhkan lahan-lahan untuk latihan. Oleh karena itu, menurut Kasau, lanud-lanud harus dapat melaksanakan kegiatan latihan sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dan senantiasa siap untuk melaksanakan dukungan operasi udara.

Hal tersebut disampaikan oleh Marsekal Hadi Tjahjanto saat memberikan pengarahan kepada anggotanya, dalam kunjungan kerjanya di Lanud Samsudin Noor dan Lanud Iskandar, Kamis (16/3).

Dalam Renstra ke-2 tahun 2015-2019, TNI Angkatan Udara akan menambah berbagai macam Alutsista diantaranya pengganti pesawat F-5, penambahan 12 radar, penambahan 9 unit pesawat angkut ringan Cassa 212, penambahan pesawat helikopter untuk Combat SAR yang sedang berjalan, serta rencana penambahan pesawat helikopter multi fungsi yang dapat digunakan untuk angkut pasukan maupun digunakan untuk SAR.

Hal itu tentunya harus didukung dengan sarana dan prasarana diantaranya adalah mess, rumah sakit, tempat-tempat dan instalasi yang mungkin dirahasiakan, sehingga terkait dengan aset akan menjadi perhatian.

Sumber: tni-au.mil.id