Typhoon dan Rafale Akan Bersaing Ketat di Malaysia

BAE Systems akan memamerkan solusi terbaru di bidang pertahanan dan keamanan di Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA 2017) Malaysia. Salah satu paket unggulan yang ditawarkan perusahaan BAE System adalah pesawat tempur Eurofighter Typhoon yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan Royal Malaysian Air Force’s (RMAF) yang saat ini membutuhkan sebuah pesawat tempur multi-peran.

Malaysia sudah lama meluncurkan program Multi Role Combat Aircraft (MRCA), sebuah program untuk mengakusisi skuadron pesawat tempur modern dengan kemampuan multiperan yang akan menggantikan armada pesawat tempur lama seperti MiG-29N Fulcrum.

Selain menampilkan unit simulator pesawat tempur Typhoon, BAE Systems juga akan memajang Typhoon di luar ruangan.

“Ini merupakan acara penting di kalender global BAE Systems, kami akan terus meningkatkan kehadiran kami di Malaysia dan seluruh Asia. Kami sudah menjadi bagian dari LIMA sejak pertama kali diadakan pada tahun 1991, merupakan cerminan dari sejarah panjang kami dan komitmen untuk Malaysia, “kata John Brosnan, Systems Managing Director BAE untuk Asia Tenggara.

Namun bukannya tanpa pesaing, tim dari Angkatan Udara Perancis pun sudah mendarat di Langkawi bersama dengan pesawat tempur andalannya, Rafale.

Sebagaimana diketahui, pada program MRCA Malaysia, ada dua kandidat kuat yang menarik perhatian Royal Malaysian Air Force’s, yakni Eurofighter Typhoon dan Dassault Rafale. Keduanya dipastikan akan bertarung ketat di pameran LIMA 2017 dengan menawarkan kelebihan dan kemampuannya masing-masing.

Author : Muhidin