Pertempuran Militer Suriah – Pemberontak Bergemuruh di Damaskus

A Syrian pilot prepares for a flight at the Syrian Air Force base in Homs province. (© Sputnik/ Iliya Pitalev)

Beirut – Seorang pemantau perang melaporkan pertempuran sengit berlangsung di Damaskus pada 20/3/2017 saat pasukan pemerintah Suriah melakukan serangan balik terhadap pemberontak yang memasuki wilayah Timur Laut ibukota Suriah itu pada 19/3/2017.

Seorang nara sumber dari pihak militer Suriah juga mengatakan pada Senin 20/3/2017 tentara telah merebut kembali semua lokasi yang sempat direbut pemberontak pada satu hari sebelumnya.

Sementara itu salah seorang saksi mengatakan bahwa pesawat tempur lalu lalang di atas Kota Damaskus pada pagi hari dan beberapa ruas jalan di daerah yang dikuasai pemerintah di dekat lokasi pertempuran pun sudah ditutup.

Pengamat Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah lembaga berbasis di London yang mengumpulkan informasi dari jaringan sumber di Suriah mengatakan pertempuran sengit terus berlanjut di sekitar distrik Jobar dan al-Qaboun di Timur Laut kota Damaskus.

Pemberontak telah menyerang di Jobar untuk mengurangi tekanan militer setelah mereka kehilangan wilayah kekuasaannya di dekat Qaboun dan Barza, seorang komandan dari kelompok Failaq al-Rahman yang berperang di sana mengatakan pada Minggu.

Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pasukannya, bersama dengan Rusia yang menjadi sekutunya, serta milisi Syiah Iran, telah mendesak pasukan pemberontak untuk mundur melalui kemenangan militer selama 18 bulan terakhir, termasuk di sekitar Damaskus.

Pemberontak masih terus menguasai wilayah kantong besar yang padat penduduk di kawasan peternakan Timur Ghouta dan kota-kota di sebelah Timur ibu kota serta beberapa distrik di Selatan, Timur dan Timur Laut kota Damaskus.

Pertempuran terbaru difokuskan pada daerah di sekitar Qaboun dan Barza, di mana pasukan pemerintah telah mengisolasinya dari sisa-sisa wilayah kantong utama di Timur Ghouta dan distrik di Timur Damaskus yang dikuasai pemberontak.

Antara