Kunjungan Frigate HMNZ Te Kaha ke Jakarta

Frigate HMNZ Te Kaha (F77) Anzac class, Selandia Baru (QFSE Media)

Kunjungan Frigate HMNZ Te Kaha ke Jakarta 1

Jakarta – Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) menerima kunjungan Kepala Staf Angkatan Laut Selandia Baru, Rear Admiral John Martin, ONZM, yang diterima Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, 27/3/2017.

Rear Admiral John Martin, ONZM beserta rombongan melaksanakan kunjungan kehormatan untuk meningkatkan kerjasama antara angkatan laut, bersamaan dengan kedatangan kapal perang Selandia Baru HMNZ Te Kaha ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta tanggal 26 Maret hingga 28 Maret 2017 untuk melaksanakan “port visit”.

Selain melaksanakan ‘Courtesy Call’ kepada Kasal, Rear Admiral John Martin, ONZM dijadwalkan bertemu Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, sekaligus menghadiri “cocktail party” yang digelar di atas kapal HMNZ Te Kaha yang tengah melaksanakan port visit.

Frigate HMNZ Te Kaha (F77) Anzac class, Selandia Baru (U.S. Navy Combat Camera photo by Mass Communication Specialist 1st Class Ace Rheaume)

Kunjungan Frigate HMNZ Te Kaha ke Jakarta 2

Sebelumnya, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta menyambut kedatangan Kapal Perang Angkatan Laut New Zealand HMNZS Te Kaha (FF-77) dengan berbagai agenda kegiatan.

Dimulai dari upacara penyambutan (merplug) kapal perang asing yang dikomandani Commander Stephen (Steve) Lenik dengan mengangkut 163 anak buah kapal (ABK) di Dermaga JITC II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, (26/3/2017).

Kemudian sehari setelah kedatangan HMNZS Te Kaha (FF-77) di Jakarta, Komandan Lantamal (Danlantamal) III Laksamana Pertama (Laksma) TNI Muchammad Richad menerima kunjungan kehormatan komandan kapal Commander Steve Lenik di ruang kerja Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, 27/3/2017.

Frigate HMNZ Te Kaha (F77) Anzac class, Selandia Baru (Photo : Indian Navy)

Kunjungan Frigate HMNZ Te Kaha ke Jakarta 3

Perwakilan personil Lantamal III turut menghadiri kegiatan open ship di Kapal Perang HMNZS Te Kaha (FF-77) yang sandar Dermaga JITC II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Danlantamal III Laksma TNI Muchammad Richad bersama dengan Pejabat TNI AL dan para undangan lainnya menghadiri jamuan makan malam (Reception on Board) di kapal perang milik Angkatan Laut New Zealand jenis Anzac Class Frigate dengan panjang kapal 118 meter, lebar 15 meter, bobot 3.600 ton, kecepatan maksimal 27 knots serta dilengkapi berbagai persenjataan dan perlengkapan.

Kunjungannya selama tiga hari di Jakarta akan diakhiri dengan latihan Passex antara TNI Angkatan Laut dengan Angkatan Laut New Zealand di perairan Teluk Jakarta untuk mempererat hubungan persahabatan dua negara. Selanjutnya kapal perang HMNZS Te Kaha (FF-77) menuju ke Filipina.

General characteristics
Class and type:Anzac class frigate
Displacement:3,600 tonnes full load
Length:118 m (387 ft)
Beam:15 m (49 ft)
Draught:4 m (13 ft)
Propulsion:
Speed:27 knots (50 km/h; 31 mph)
Range:6,000 nautical miles (11,000 km; 6,900 mi) at 18 knots (33 km/h; 21 mph)
Complement:178 Officers and ratings (25 Officers, 153 ratings)
Sensors and
processing systems:
  • Sonars: Thomson Sintra Spherion B Mod 5; hull-mounted; active search and attack; medium frequency. Provision for towed array
  • Air search radar: Raytheon AN/SPS-49(V)8 ANZ (C/D-band)
  • Surface search radar: CelsiusTech 9LV 453 TIR (Ericsson Tx/Rx) (G-band)
  • Navigation: Atlas Elektronik 9600 ARPA (I-band)
Electronic warfare
& decoys:
  • ESM: Thales Centaur ESM, Telefunken PST-1720 Telegon 10 (comms intercept)
  • Countermeasures: Decoys: G & D Aircraft SRBOC Mk 36 Mod 1 decoy launchers for SRBOC
Armament:
  • Guns and missiles:
  • 1 × 5 in/54 (127 mm) Mk 45 Mod 2 gun,
  • 1 × Phalanx CIWS,
  • 8 × M2 .50 Cal Browning machine guns (2 are Mini Typhoon)
  • 8 × Mk 41 Mod 5 VLS for Sea Sparrow and Evolved Sea Sparrow To be upgraded to Sea Ceptor.
  • AGM-119 Mk 2 Mod 7 Penguin Missile launched from SH-2G(I) Super Seasprite.
  • Torpedoes:
  • 2 × triple 324 mm Mk 32 Mod 5 tubes or launched from SH-2G(I) Super Seasprite.
  • Fire control:
  • CelsiusTech 9LV 453 (J-band)
  • Combat data systems:
  • CelsiusTech 9LV 453 Mk 3.Link 11
  • Weapons control:
  • CelsiusTech 9LV 453 optronic director with Raytheon CW Mk 73 Mod 1
Aircraft carried:One Kaman SH-2G(I) Super Seasprite helicopter

Antara – Wikipedia

Leave a Reply