Komisi 1 DPR ke China Tinjau Roket

Indonesia tertarik untuk mendapatkan transfer of technology roket C-705 China
Indonesia tertarik untuk mendapatkan transfer of technology roket C-705 China

Memasuki waktu reses pasca masa sidang I tahun 2013-2014 ditutup, Komisi I DPR memanfaatkannya dengan melakukan kunjungan kerja ke China. “Saya langsung memimpin delegasi ke China. Berangkat Sabtu (26/10) malam dan tiba kembali pada 1 November mendatang,” ujar Mahfudz Siddiq sebelum meninggalkan Tanah Air.

Selama sepekan, Mahfudz beserta 10 anggota Komisi Pertahanan dan Luar Negeri lainnya, akan berada di China untuk menindaklanjuti kerja sama di bidang pertahanan dan hasil kunjungan Presiden China ke Indonesia awal Oktober lalu. Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi beberapa kesepakatan yang sudah diteken tapi belum direalisasikan.

“Kita akan cari tahu, apa penyebab dan kendalanya kenapa belum terealisasi beberapa kerja sama bidang pertahanan dengan China yang sudah tercapai selama ini. Itu yang kita bicarakan,” ujarnya.

Kunjungi Pabrik Roket

Delegasi Indonesia juga berencana mengunjungi pabrik roket di Negeri Tirai Bambu itu. Kunjungan ini merupakan upaya pengawasan DPR terhadap kerja sama Indonesia dengan China terkait produksi bersama alutsista berupa roket.

“Kita perlu melihat secara langsung kondisi perusahaan roket China itu seperti apa, sistem dan teknologi yang dipergunakan, serta manajemen pengelolaan dan kapasistas produksinya. Kita harapkan ada alih teknologi agar Indonesia juga bisa memproduksi dan mengembangkan hal serupa di dalam negeri sendiri,” jelasnya.

Penguatan hubungan bilateral RI-China, terutama di bidang pertahanan, dimaksudkan untuk membangun kekuatan kawasan yang mana China adalah aktor utama di kawasan Asia. (jurnalparlemen.com).

http://www.youtube.com/watch?v=FikKHhYOYVE

Sharing

Tinggalkan komentar