Pesawat Militer Amerika Serikat di Aceh Telah Diperbaiki

Petugas bandara mengawasi pesawat militer Amerika Serikat yang mendarat di Bandara Internasional Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh, Selasa (4/4/2017). Kedatangan pesawat Amerika Serikat bersama sejumlah teknisi itu untuk memperbaiki pesawat militer mereka yang sudah 11 hari berada di Aceh karena mengalami kerusakan mesin. (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Iskandar Muda, Kolonel Pnb Suliono, mengatakan bahwa perbaikan terhadap kerusakan mesin pesawat militer Amerika Serikat yang mendarat darurat di Aceh pada 24 Maret lalu telah selesai.

Pesawat militer Amerika Serikat itu akan segera meninggalkan Aceh. Saat ini, mereka sedang mengurus izin penerbangan. Diperkirakan, pesawat itu lepas landas dari Bandara Sultan Iskandar Muda pada hari Jumat (7/4) esok.

“Namun, kami belum menerima informasi ke mana tujuan pesawat tersebut selanjutnya. Apakah melanjutkan perjalanan ke Jepang atau kembali ke pangkalan di Diego Gargia, atau kembali ke Amerika Serikat,” ujar Kolonel Pnb Suliono di Blangbintang, Aceh Besar, Kamis.

Terkait mesin rusak yang digantikan dengan mesin baru, Kolonel Pnb Suliono menjelaskan bahwa mesin tersebut nantinya dijemput pesawat lain. “Mesin rusak itu masih di Bandara Sultan Iskandar Muda. Mesin rusak itu dijaga dua personel militer AS. Kami belum tahu kapan jadwal penjemputannya,” ungkapnya.

Sumber: Antara

Sharing

Tinggalkan komentar