Dua Su-24 Rusia Kembali Terbang Rendah di Atas Destroyer USS Porter

USS Porter, salah satu dari dua kapal perusak Angkatan Laut AS yang terlibat dalam serangan rudal Tomahawk ke pangkalan udara Suriah kembali mendapat gangguan dari dua jet tempur Rusia yang terbang sangat rendah.

Setelah serangan rudal Tomahawk AS, Rusia kini menempatkan kapal perangnya di Mediterania Timur, dimana destroyer USS Porter dan USS Ross yang menembakkan 59 serangan rudal Tomahawk saat ini juga berada di tempat yang sama.

Sebelumnya USS Porter yang ditugaskan Armada Keenam Angkatan Laut AS untuk beroperasi di laut Mediterania, baru-baru ini diperluas tugasnya hingga ke Laut Hitam di mana insiden dengan pesawat tempur Rusia terjadi.

Dua bulan yang lalu, setidaknya tiga jet tempur Su-24 terbang sangat rendah diatas kapal perusak USS Porter yang saat itu sedang berlayar di Laut Hitam.

Ketegangan antara AS dan Rusia terus meningkat selama beberapa tahun terakhir, apalagi terkait dengan perang di Suriah, dimana Rusia mendukung Pemerintah Suriah, sementara AS di sisi lain membantu pasukan pemberontak.

Menurut seorang pejabat dari NATO, telah terjadi lonjakan pesawat tempur NATO yang mencegat pesawat-pesawat tempur Rusia yang mendekati wilayah udara anggota NATO.

“Pesawat Sekutu sekitar 400 kali telah mencegat pesawat militer Rusia di atas udara Eropa dari tahun 2014 – 2015. Pada 2016, hampir 800 kali pesawat tempur Sekutu sudah mencegat pesawat militer Rusia,” tulis pejabat NATO kepada CNN.

Editor Muhidin

Leave a Reply