F-16 Akan Tetap Melayani Hingga 2048 dan Seterusnya

Jet tempur F-16 Fighting Falcon milik Angkatan Udara AS

Angkatan Udara AS (US Air Force) telah resmi memperpanjang masa hidup layanan pesawat tempur yang dirancang oleh Lockheed Martin yaitu F-16 setara dengan 12.000 jam terbang, hal ini jauh melampaui masa hidup pelayanan desain asli dari pesawat tempur ini yaitu 8.000 jam terbang, seperti dilansir dari Defense World.

Sejalan dengan modifikasi struktural Service Life Extension Program (SLEP) dari pesawat tempur F-16, Angkatan Udara AS bisa dengan aman mengoperasikan F-16 Blok 40-52 hingga tahun 2048 dan seterusnya.

“Angkatan Udara AS dan Lockheed Martin juga telah mengurangi proyeksi biaya hidup layanan untuk armada pesawat tempur F-16 Blok 40-52, membuka jalan yang aman, hemat biaya operasional pesawat F-16 dekade yang akan datang”, menurut siaran pers Lockheed Martin pada hari Rabu (12/04/2017).

“Pencapaian ini adalah sebagai hasil selama lebih dari tujuh tahun pengembangan, desain, pengujian, analisis dan kemitraan antara Angkatan Udara AS dan Lockheed Martin”, kata Susan Ouzts, wakil presiden Program F-16 di Lockheed Martin.

“Kombinasi F-16 dengan program modernisasi avionik seperti F-16V, modifikasi SLEP menunjukkan bahwa F-16 Fighting Falcon tetap menjadi pilihan pesawat tempur generasi ke-4 yang sangat mampu dan terjangkau untuk Angkatan Udara AS dan pelanggan F-16 internasional”, tambahnya.

Validasi perpanjangan batas jam penerbangan secara langsung mendukung tujuan SLEP untuk memperpanjang masa layanan sebanyak 300 unit pesawat tempur F-16C/D Block 40-52. SLEP dan avionik yang terkait upgrade untuk armada F-16C/D Angkatan Udara AS secara aman dan efektif dapat meningkatkan struktur kekuatan tempur saat ini kepada AS dan armada pesawat tempur sekutu yang diperkuat dengan F-35 Lightning II.