Pasmar 2 Jakarta Laksanakan Latihan Tempur

Sejumlah prajurit Intai Amfibi-1 (Taifib-1) dan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Korps Marinir tingkat IV angkatan ke-62 melakukan patroli rawa di Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (14/2). Kegiatan yang diikuti sekitar 20 Taruna AAL korps Marinir tersebut merupakan bagian dari praktik pasukan (Tekpas) 2017 dalam rangka meningkatkan profesionalisme. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Pasmar 2 Jakarta Laksanakan Latihan Tempur 1

Pasukan Marinir 2 Jakarta melaksanakan latihan tempur di Sarang Pelatih Pusat Pelatihan Tempur 6 Antralina Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (13/4). Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Bambang Suswantono meninjau langsung latihan tersebut.

“Latihan tempur ini sebagai ajang pemantapan Komandan Regu, Kepala Seksi dan Danton Korps Marinir,” ujar Mayjen (Mar) Bambang di sela acara kunjungan kerjanya di Sarang Pelati Puslatpur 6 Antralina di Kampung Ciareuy, Desa Sindangsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kamis.

Latihan tempur yang dilakukan oleh 81 anggota Pasmar 2 Jakarta ini dilaksanakan selama dua pekan sejak 8 hingga 17 April. Adapun pelatihan tempur tersebut mulai dari problem laut, darat dan udara serta dopper (merayap di lumpur dengan dihujani peluru tajam).

Selain meninjau pelatihan tersebut, Mayjen (Mar) Bambang juga memberikan beberapa wejangan kepada para pelatih di Puslatpur 6 Antralina agar dalam memberikan pelatihan selalu mempersiapkan diri secara proposional dan profesional.

Dia mengatakan sebagai pelatih juga harus selalu membekali diri seperti belajar dan juga berlatih karena Marinir merupakan salah satu Korps TNI yang paling disegani tidak hanya di Indonesia saja tetapi juga luar negeri.

Maka dari itu, setiap keahlian pelatih harus selalu ditingkatkan dan dipertajam serta harus bisa menjadi contoh buat anak didiknya yang nantinya akan ditugaskan ke berbagai daerah di Indonesia.

“Saya juga berpesan agar selalu menjaga faktor keamanan baik personel maupun material sehingga latihan dapat berjalan lancar dan aman atau zero accident,” pesan Mayjen (Mar) Bambang.

Dankormar mengatakan setiap anggota yang menjalani pelatihan ini harus menguasai dan menjadikan latihan ini sebagai ajang mengasah naluri tempur agar menjadi prajurit Marinir yang disegani, tangguh dan profesional untuk menjaga keutuhan bangsa ini.

Sumber: Antara

Leave a Comment