Kapal Selam Khusus “Wanita” Angkatan Laut AS

USS California, kapal selam kelas Virginia. © US Navy

Untuk pertama kalinya, Angkatan Laut Amerika Serikat telah menugaskan kapal selam yang dirancang khusus untuk mengakomodasi para personel wanita yang turut ambil bagian dalam “Silent Service“, seperti dilansir dari Sputnik News.

Pada tahun 2010, Angkatan Laut AS telah mencabut larangan bagi para tentara wanita untuk menjadi awak kapal selam, diperkirakan sekitar 130 perwira wanita telah terdaftar sebagai calon untuk bertugas di bawah ombak. Tetapi para perwira tersebut mengeluhkan tantangan menjadi wanita di kapal selam, di antaranya adalah Letnan Marquette Leveque.

“Privasi adalah penting, di manapun Anda berada. Kami tinggal di kapal selam ini, dan juga bekerja”, katanya pada Stripes.

Misalnya, pada umumnya kapal selam hanya memiliki satu kamar kecil yang digunakan oleh  personel pria maupun wanita. Wanita yang pendek mungkin harus berjuang untuk mencapai katup (valve) atau melihat layar yang ditempatkan kira-kira setinggi badan pria.

Kapal selam kura-kura dibuat tahun 1775 oleh David Bushnell

Flashback pada kapal kura-kura, sebuah kapal selam terbuat dari kayu berbentuk acorn [biji pohon ek – red] tercatat sebagai penggunaan kapal selam tempur pertama saat Revolusi Amerika, kapal selam tersebut dirancang dengan digunakan oleh operator pria.

Hingga sekarang, kontraktor pertahanan Electric Boat, sebagai galangan utama kapal selam Angkatan Laut AS selama lebih dari satu abad. Mereka memodifikasi kapal selam serang kelas Columbia dan kelas Virginia khusus untuk personel wanita, mulai dari ruang tidur dan kamar mandi terpisah hingga perubahan yang lebih halus, seperti menurunkan posisi katup yang sebelumnya di atas atau memasang tangga untuk mencapai titik yang sulit dijangkau.

“Kami memiliki selembar kertas bersih, jadi dari bawah ke atas, kami akan mengoptimalkan untuk pria dan wanita”, kata Brian Wilson, direktur prakarsa tersebut. Dia tidak mengetahui perkiraan biaya untuk modifikasi tersebut.

Kapal pertama yang akan dimodifikasi tersebut adalah kapal selam masa depan yaitu USS New Jersey (kapal selam kelas Virginia) yang akan selesai pada tahun 2021.

Letnan Lily Hinz, petugas urusan publik untuk Submarine Group 10 di Florida, mengatakan kepada Florida Times-Union bahwa tujuan akhir Angkatan Laut AS adalah agar setiap kapal selam membawa satu awak wanita diantara empat awak pria. Pelatihan akan bersifat netral gender dan setiap kapal selam harus memiliki keandalan yang sama tanpa memandang jenis kelamin.

Pada tahun 1985, Norwegia menjadi negara pertama yang mengizinkan wanita untuk masuk dalam jajaran personel kapal selam. Swedia, Australia, Kanada dan Inggris mengikutinya. Banyak negara, termasuk Pakistan, Jepang, Prancis dan Turki, terus melarang wanita untuk menjadi petugas di Silent Service. Pada tahun 2015, Rusia mengumumkan bahwa mereka mengizinkan wanita untuk melayani di kapal selam setelah tahun 2018.