MiG-29SMT Rusia Mengadakan Latihan Perang di Astrakhan

Jet tempur multirole MiG-29 Angkatan Udara Bangladesh. © Bangladesh Air Force via Wikimedia Commons

Jet tempur Angkatan Udara Rusia berlatih mencegat pesawat musuh konvensional di wilayah udara Astrakhan. Sepasang pilot MiG-29SMT melakukan pertempuran udara dan melakukan misi serang darat menggunakan roket dan meriam, menurut keterangan pers Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dilansir dari Rossiyskaya Gazeta.

“Sepasang awak MiG-29SMT, terbang dari bandara Privolzhsky, menyelesaikan deteksi dan pencegatan target udara, meluncurkan roket tanpa pemandu dan menembakkan meriam ke sasaran darat yang berupa infrastruktur, peralatan militer dan lapangan udara musuh dalam simulasi tersebut”, menurut siaran pers tersebut.

Di akhir penerbangan, pilot melakukan bermanuver pertempuran udara jarak dekat, dengan pengembangan elemen ofensif dan defensif. Sebanyak lebih dari 10 jet tempur MiG-29SMT turut ambil bagian dalam latihan tempur tersebut. MiG-29SMT merupakan upgrade terbaru dari pesawat tempur garis depan.

MiG29-SMT dilengkapi dengan sistem pengisian bahan bakar di udara, sistem pengendali senjata presisi tinggi dan avionik. Seluruh informasi yang diperlukan untuk pilot akan tampil pada layar monitor multifungsi.

Dalam waktu dekat, jet tempur multiperan MiG-29SMT akan segera menerima sebuah radar multi-mode baru yang terintegrasi sepenuhnya ke dalam sistem kontrol persenjataan untuk meningkatkan kemampuan pesawat tempur tersebut agar dapat menembak jatuh “pesawat siluman” pada jarak 130 kilometer.