Nov 102018
 

Mock Up pesawat IFX di Indo Defence 2018

Jakarta, Jakartagreater.com – Badan Usaha Milik Negara Industri Strategis (BUMNIS) Indonesia menandatangani sebanyak 12 kesepakatan terkait industri pertahanan dan keamanan.

Koordinator BUMNIS Indonesia, Bayu Witjaksono dalam pameran Indo Defence Expo 2018 di Jakarta, Rabu, 7-11-2018 mengatakan bahwa kesepakatan tersebut sebagai upaya lanjutan setelah pameran yaitu eksekusi bisnis secara langsung.

“Penandatanganan 12 MOU ini merupakan salah satu jalan bagi BUMNIS Indonesia untuk mengembangkan bisnis perusahaan, sekaligus menggeliatkan industri strategis nasional dalam berbagai aspek,” ucap Bayu.

Kerja sama yang mencakup sinergi di berbagai bidang ini juga akan termasuk kolaborasi dalam bentuk lainnya yang relevan bagi pihak terkait.

Penandatanganan MOU ini dilakukan pada hari pertama perhelatan pertahanan yang digelar di JIExpo Kemayoran Jakarta dengan mengusung tema Synergy for The Nation.

Acara yang berlangsung pada 7-10 November 2018 ini diikuti oleh PT Dirgantara Indonesia/DI (Persero), PT Pindad (Persero), PT DAHANA (Persero), PT Len Industri/Len (Persero), PT Industri Telekomunikasi Indonesia/INTI (Persero), PT Industri Nuklir Indonesia/Inuki (Persero), dan PT Industri Kereta Api/INKA (Persero).

Selain itu, pameran yang diadakan setiap dua tahunan ini juga diikuti oleh PT PAL Indonesia/PAL (Persero), PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari/DKB (Persero), PT Dok Perkapalan Surabaya/DPS (Persero), PT Industri Kapal Indonesia/IKI (Persero), PT Barata Indonesia/Barata (Persero), PT Boma Bisma Indra/BBI (Persero), serta PT Krakatau Steel/KS (Persero) Tbk.

Sebanyak 14 perusahaan BUMN mendukung pameran ini untuk bersinergi menjadi satu bentuk perusahaan yang terbesar dalam bidang pertahanan. Di antara bentuk kerja sama tersebut antara lain: pengembangan pembuatan kapal selam, penyediaan teknologi dan komunikasi di sektor pertahanan serta pengembangan perlengkapan tempur.

Selain itu ada yang berupa suplai material pembangunan kendaraan perang, dan penyediaan transportasi udara dari perusahaan BUMN.

  8 Responses to “12 Kesepakatan Industri Pertahanan BUMN Strategis”

  1.  

    Mantaplah!

  2.  

    Memang sudah seharusnya dilakukan semenjak dahulu…bersinergi antar perusahan lokal akan sangat menguntungkan karna akan saling melengkapi dan akan meningkatkan kemampuan bangsa dalam bersaing dikancah gelobal…tapi kiranya memang harus satu komando agar efisiensi dan satu penghalang dari ego sentris masing masing perusahaan bisa dilaksanakan dengan baik dan benar…tingal bagai mana pembagian kerja dan laba akan di bagi rata agar sama sama berkembang…karna satu proyek sista memerlukan banyak nya komponen saya rasa itu bisa dilaksanakan dengan pembagian yang tepat sesuai spesialisasi perusahan tersebut…dan yang belum ada sudah seharus nya segera dibentuk perusahaan atau anak perusahaan…bisa jadi join antar negara industri sista…yang sudah lama dibuat perjanjian nya…jangan sampai hanya sebatas wacana dan penandatangan kerja sama tanpa ada tindak lanjut nya seperti selama ini…!!!

  3.  

    nice, saling melengkapi satu perusahaan dengan yang lain demi terwujudnya proyek industri pertahanan negara yang dapat besaing di internasional

  4.  

    if an industry produces a definite advantage, it is definitely not difficult to get a source of funds

 Leave a Reply