Indonesia—Amerika Serikat Sepakat Rp 130 Triliun, termasuk Senjata F-16

Presiden Joko Widodo naik pesawat tempur F-16 di HUT ke-71 TNI AU, Jakarta (@setkabgoid )

Wakil Presiden Mike Pence mengumumkan 11 transaksi besar senilai lebih dari 10 miliar dolar AS, atau lebih dari Rp 130 triliun, antara perusahaan Amerika Serikat dan Indonesia, kebanyakan dalam bidang energi dan pertahanan.

Perjanjian tersebut meliputi ExxonMobil Mobil Corp. yang memasok gas alam cair, General Electric Co membangun infrastruktur listrik, dan Lockheed Martin Corp. yang menyediakan teknologi untuk jet tempur F-16, menurut sebuah pernyataan pada hari Jumat. Indonesia merupakan perhentian ketiga dalam perjalanan 10 hari Pence melalui Asia.

“Kesepakatan ini mewakili kegembiraan luar biasa yang dirasakan perusahaan Amerika tentang peluang di Indonesia,” kata Pence saat bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Indonesia telah mendapat sorotan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang telah memerintahkan country-by-country, sector-by-sector mengenai defisit perdagangan Amerika Serikat. Ekonomi terbesar di Asia Tenggara mengalami surplus 13 miliar dolar AS pada tahun lalu, sebagian besar melalui ekspor tekstil, alas kaki, produk perikanan dan sumber daya alam.

Trump telah mengatakan bahwa penyelidikan penyalahgunaan perdagangan akan menindak “importir asing yang menipu.” Hal tersebut menyebabkan kekhawatiran di Jakarta, dengan Iman Pambagyo, direktur jenderal perdagangan untuk negosiasi perdagangan internasional, mengatakan bahwa baru-baru ini dia “bingung dengan sinyal yang dikirim dari Washington. ”

Perusahaan Amerika Serikat lainnya yang terlibat dalam kesepakatan tersebut mencakup Greenbelt Resources Corp., Halliburton Co., Honeywell International Inc. dan Ormat Technologies Inc.

Sumber: bloomberg.com