Apache AH-64D Singapura Akan Mendapat Sistem “PERNIKA” Baru

Helikopter Apache AH-64D Longbow, Angkatan Udara Republik Singapura. © Kayanne Hardsman

Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF) melengkapi sejumlah helikopter serang Apache AH-64D Longbow dengan sistem misi baru untuk meningkatkan survivabilitas platform dan memperbaiki kemampuan misinya, seperti dilansir dari Flight Global.

Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF) mengatakan dalam sebuah siaran pers pada tanggal 20 April bahwa program peningkatan (upgrade) mencakup memperlengkapi AH-64D dengan Helicopter Integrated Electronic Warfare System (HIEWS) yaitu sistem peperangan elektronika (PERNIKA) terpadu pada helikopter untuk meningkatkan survivabilitas dan komunikasi satelit.

“MINDEF/RSAF selalu mengambil pendekatan yang teliti dan bijaksana saat merencanakan kebutuhan pertahanan kita dan akan melengkapi helikopter untuk memenuhi persyaratan pertahanan Singapura”, kata kementerian pertahanan tersebut.

Kementerian Pertahanan Singapura masih belum menunjuk pemasok untuk peralatan baru tersebut, namun mengatakan bahwa proyek upgrade itu diperkirakan akan selesai dalam beberapa tahun ke depan, menurut siaran pers tersebut.

Flight Fleets Analyzer menunjukkan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Singapura saat ini mengoperasikan 17 unit AH-64D dengan usia rata-rata 12,2 tahun. Pada awalnya mereka memperoleh 18 unit Apache, tapi satu hilang dalam kecelakaan bulan September 2010.