AS Minta PBB Hentikan Aksi Rusia di Suriah. Ini Jawaban Rusia

Pasukan Rusia berjaga di Aleppo (Foto : Ministry of Defence of the Russian Federation)

New York -PBB – Duta besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, PBB, Nikki Haley, mendorong Dewan Keamanan PBB 27/4/2017 untuk memfokuskan “semua mata dan tekanan” terhadap Rusia agar mau mencoba dan mengakhiri konflik di Suriah serta mendesak dewan PBB untuk bertindak bahkan ketika menghadapi veto dari Moskow.

“Mereka adalah pihak yang dapat menghentikan semua ini jika mereka menginginkannya,” ujar Haley membahas tentang Rusia, sekutu Presiden Suriah Bashar Al-Assad selama perang saudara enam tahun.

“Kita perlu memberi tekanan pada Rusia,” ujarnya.

Rusia telah memveto delapan resolusi terkait Suriah untuk melindungi aksi pemerintahan Bashar, mereka baru-baru ini menghalangi sebuah keputusan dewan untuk mengutuk serangan senjata kimia mematikan yang telah menewaskan puluhan orang, banyak di antara mereka merupakan anak-anak. Selama ini China juga telah mendukung Rusia dengan memveto enam resolusi dewan.

“Saya akan terus menekan Dewan Keamanan untuk bertindak, agar melakukan sesuatu, terlepas dari apakah Rusia akan terus memveto keputusan itu? Karena itu suara kami yang perlu didengar,” ujar Haley pada pertemuan Dewan Keamanan yang membahas tentang akses bantuan di Suriah.

“Rusia terus melindungi rezim Suriah, Rusia terus membiarkan mereka menahan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkannya, Rusia terus membela pemimpin yang menggunakan senjata kimia terhadap bangsanya sendiri,” katanya.

Menanggapi ucapan Haley, Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Petr Iliichev mengatakan kepada dewan PBB bahwa Rusia, Iran serta Turki terus bekerja untuk memastikan kepatuhan akan penghentian permusuhan agar memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan.

“Anda atau rekan-rekan Barat, coba katakan satu kata tentang apa yang sudah anda lakukan untuk memperbaiki situasi ini, “kata Iliichev.

Antara/Reuters