Prajurit Kostrad Yonif PR 432 Operasi Perbatasan

Prajurit Kostrad Yonif Para Raider 432/ Waspada Setia Jaya Berangkat ke Perbatasan, 30/4/2017

Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 432/ Waspada Setia Jaya (WSJ) Kostrad melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perbatasan Republik Indonesia Papua Nugini (RI-PNG).

Pemberangkatan Satgas Yonif PR 432/WSJ Kostrad ini dilepas oleh Kepala Staf Divisi Infanteri (Kasdivif) 1 Kostrad Brigjen TNI Joko Purwo Putranto dan bertindak sebagai Komandan Upacara, Komandan Satgas Yonif Para Raider 432/WSJ Kostrad Letkol Inf Ahmad Daud, di Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan (30/4/2017).

Dalam sambutan Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI AM. Putranto yang dibacakan Kasdivif 1 Kostrad, menyatakan : “Sebagai prajurit, kalian harus bangga mendapat kesempatan dan kepercayaan untuk melaksanakan tugas operasi, karena tidak semua prajurit mendapat kepercayaan dan kehormatan seperti ini”

Panglima Divif 1 Kostrad juga meminta untuk menjaga nama baik satuan, negara dan bangsa Indonesia, setiap permasalahan yang muncul supaya diadakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna kelancaran tugas operasi.

Prajurit Kostrad Yonif Para Raider 432/ Waspada Setia Jaya Berangkat ke Perbatasan, 30/4/2017

Pangdivif 1 Kostrad menekankan kepada Satgas untuk melaksanakan pembinaan teritorial guna mendapatkan informasi dan dalam memecahkan setiap permasalahan, biasakan melihat fenomena yang berkembang di masyarakat, kemudian integrasikan dengan misi yang diemban, agar dapat ditemukan solusi untuk mengatasi permasalahan di lapangan.

Yonif PR 432/WSJ Kostrad akan menjaga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan, mengamankan patok batas negara, menciptakan situasi yang kondusif dan rasa aman kepada masyarakat serta membantu aparat terkait dalam menangani permasalahan seperti pelanggaran lintas batas, penyelundupan narkoba dan gangguan keamanan lainnya.

Prajurit Kostrad Yonif Para Raider 432/ Waspada Setia Jaya Berangkat ke Perbatasan, 30/4/2017

Misi lainnya adalah dalam bidang teritorial, yang harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat dengan memahami kultur budaya, kondisi wilayah setempat, hormati adat istiadat masyarakat serta rebut simpati dan hatinya sehingga terjalin kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

Turut hadir pada acara ini Komandan Brigade 3/TBS Kolonel Inf Primadi Saiful Sulun, Komandan Lantamal VI Makassar, Perwira Staf Kodam XIV/ Hassanudin, Perwira Staf Brigif PR 3 Kostrad, Perwira Polres Makassar dan Anggota FKPPI Makassar serta Ibu Ketua dan anggota Persit Ranting 3 Kostrad.

Pen Kostrad