Trump Galau, Taiwan Berencana Beli Jet Tempur F-35B

Jet tempur siluman 35B Korps Marinir AS. © Combat Aircraft

Presiden AS Donald Trump yang tak menentu, pada bulan Desember 2016 membuat China kesal dengan menelpon presiden Taiwan Tsai Ing-wen, dan kini mengatakan bahwa dia tidak akan melakukan apapun yang bisa “menimbulkan kesulitan” bagi presiden China Xi Jinping, dalam proses mendinginkan suasana atas permintaan Taiwan untuk membeli jet tempur siluman F-35B dari AS, seperti dilansir dari China Topix.

Seperti yang telah diduga sebelumnya, China marah terhadap kabar akan niat Taiwan untuk membeli pesawat tempur F-35, karena tidak memiliki pertahanan yang memadai. F-35B di tangan Angkatan Udara Taiwan (ROCAF) akan menangkal keunggulan udara China saat ini bila melakukan serangan amfibi di Selat Taiwan dan juga invasi ke Taiwan.

Trump yang plin-plan pada tanggal 28 April 2017 mengatakan bahwa dia ingin berkonsultasi dengan Xi sebelum berbicara dengan Tsai. Dia mengatakan bahwa tidak ingin “menimbulkan kesulitan” bagi Xi dengan menolak kebijakan “Satu China” sekali lagi.

“Dia adalah teman saya, menurutku dia melakukan pekerjaan yang menakjubkan sebagai seorang pemimpin, dan saya tidak ingin melakukan apapun yang menghalangi hal itu. Jadi, saya pasti ingin berbicara dengannya dulu”, kata Trump.

Contoh pengecut yang sangat bagus dari presiden AS itu segera diikuti oleh China bahwa dengan memberikan sebuah peringatan bahwa mereka menentang penjualan senjata kepada Taiwan dan tidak ada tempat bagi kemajuan jika penyatuan dengan kekerasan itu ditolak.

Presiden Tsai, bagaimanapun tetap optimis tentang prospek akuisisi jet tempur F-35B dan persenjataan dari AS meskipun diperkikarakan ada tentangan dari China.

“Kami akan mengirimkan permintaan kami kepada AS untuk membeli jet tempur F-35B pada bulan Juli. Kami berharap AS memahami kebutuhan kita. Jet tempur kita benar-benar sudah terlalu tua”, kata Wang Ting-yu, ketua Komite Pertahanan Luar Negeri Taiwan.

“Kami akan mengirimkan permintaan kami ke AS untuk membeli jet pada bulan Juli. Kami berharap AS memahami kebutuhan kita. Jet tempur kita benar-benar sudah terlalu tua”, kata Wang Ting-yu, ketua Komite Legislatif Pertahanan Luar Negeri Taiwan.

Taiwan secara khusus ingin membeli jet tempur siluman F-35B, versi jet tempur yang hanya diterbangkan oleh Korps Marinir AS. F-35B terkenal karena kemampuan lepas landas dan mendarat dimana saja (SVTOL) selama ada permukaan tanah yang datar.

Taiwan akan menyertakan tawaran untuk membeli jet tempur F-35B pada pembelian senjata pertama, dan akan diserahkan ke pemerintahan Trump.

“Kami berharap bisa memperolah F-35”, kata Wang. “Kami telah menunggu update F-16V, namun terlalu lama, waktu mereka telah habis, jika kita membelinya sekarang, dalam waktu 10 tahun kedepan mereka tidak akan berguna lagi”.

Ketika mengajukan permintaan untuk membeli pesawat F-35B, Taiwan akan membatalkan permintaan lama untuk jet tempur multiperan F-16V yang lebih maju untuk menggantikan armada tuanya, menurut Wang.