Kapal Perang KRI Siwar Temukan Kapal Singapura yang Hilang

Kapal Cepat Rudal KCR-40, KRI Parang, satu kelas dengan KRI Siwar, yakni jenis KCR-40 kelas Clurit buatan PT Palindo Marine Shipyard Batam (palindomarine.co.id)

Tanjungpinang – Kapal Perang Republk Indonesia (KRI) Siawar-646 berhasil menemukan Kapal Layar Sunrise berbendera Singapura yang dilaporkan hilang sejak dua hari lalu di perairan Kepulauan Riau.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV Kolonel Laut (P) Ribut Eko, di Tanjungpinang, Kamis, 4/5/2017 membenarkan Kapal Layar Sunrise berbendera Singapura ditemukan KRI Siwar-646 pada posisi 01 18 517 U-104 58 544 T.

Di dalam kapal ada lima awak kapal dalam keadaan aman dan sehat. Mereka adalah : James Boey Chuen Yong (41), Tan Swan Ang Kenneth (42), Lee Shao Yi (37), Lee Yeow Kuan Eddy (54), Goh Ee Kiat (52).

Semua awak kapal itu warga negara Singapura.

Hingga berita ini disiarkan, kapal digiring menuju Nongsa, Kota Batam.

“Saya perintahkan Kapal Angkatan Laut Mapoor untuk membantu pengamanan dan pengawalan ke Nongsa Batam. Lanal Batam juga membantu agar berjalan lancar,” ujar Kolonel Laut (P) Eko.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kapal Layar Sunrise berlayar dari Batam menuju Pulau Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri, Minggu (29/4/2017), kemudian hilang kontak, sementara tiga kapal layar lainnya Katrianne, Ximula dan Nirvana 8 sudah sampai di Tambelan pada Senin (1/5).

Gugus Keamanan Laut wilayah Barat Indonesia mendapatkan informasi itu, kemudian mengerahkan KRI Siwar-646.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, Kapal Layar Sunrise itu terpisah dari rombongan kapal lainnya. Selanjutnya informasi tersebut disebar ke seluruh unsur patroli TNI AL dan Pos TNI AL terdekat dibantu dengan unsur patroli udara dari Wing Udara-2 untuk melaksanakan pencarian. Alhamdulilah berhasil diselamatkan,” katanya.

KCR-40 KRI Siwar 646 (tengah) (palindomarine.co.id)

KCR-40

Kapal Cepat Rudal / KCR 40 KRI Siwar 646, diserahkan dan bergabung dengan TNI AL pada 10 April 2015, yang dibuat oleh PT Palindo Marine Shipyard Batam.

Kapal Cepat Rudal (KCR-40) dioperasionalkan di perairan wilayah barat yang kondisinya lautnya relatif dangkal serta mempunyai gugusan pulau yang banyak sehingga memiliki daya pukul hit and run. Kapal ini emiliki persenjataan: meriam Kaliber 20 mm, meriam 12,7 mm dan senjata andalan yaitu rudal C-705.

Antara