Pesawat TU-95 dan SU-35 Mendekat, AS Kirim F-22

Pesawat F-22 Raptor AS (U.S. Air Force / Senior Airman Vernon Young)

Washington – Jet tempur Amerika Serikat (A.S) mencegat beberapa pesawat tempur Rusia di dekat wilayah udara A.S. di lepas pantai Alaska, 3/5/2017, dalam serangkaian interaksi antara patroli udara AS dan Rusia.

Pejabat A.S. mengkonfirmasi pencegatan itu kepada koresponden keamanan nasional CBS News David Martin, yang menyebut interaksi tersebut aman dan profesional. Pejabat itu mengatakan bahwa pesawat Rusia tidak melanggar ruang udara A.S.

Pesawat tempur termasuk dua pembom TU-95 “Bear” Rusia, jenis pembom yang sama yang berpartisipasi dalam penerbangan sebelumnya di dekat Alaska pada akhir April. Pesawat pembom itu dikawal untuk pertama kalinya oleh dua jet tempur Rusia SU-35, lapor Martin. Petugas A.S. telah mengamati pesawat itu pada hari sebelumnya di pangkalan pementasan di Siberia.

Dok. Bomber TU95MS Rusia diawasi F-15C A.S (U.S. Air Force)

Fox News pertama kali melaporkan pencegatan terbaru, yang dimulai sekitar pukul 9 malam. Pesawat jet tempur siluman F-22 Angkatan Udara A.S yang terbang dengan misi terdekat mencegat pesawat Rusia tersebut, menurut Fox News.

Selama empat hari peregangan di bulan April, pesawat pengebom dan pengintai Rusia menerbangkan empat misi di dekat wilayah udara A.S., bentangan terpanjang misi berturut-turut sejak 2014.

Pejabat melihat beberapa kemungkinan penjelasan mengapa Rusia mulai menerbangkan patroli ini lagi. Salah satunya adalah bahwa penerbangan baru tersebut merupakan tanggapan terhadap serangan rudal Trump terhadap sebuah pangkalan udara Suriah pada bulan April. Rusia adalah sekutu terdekat Suriah dan sangat mengutuk serangan tersebut.

Penjelasan lainnya adalah pembom jarak jauh Rusia selama kurang dari dua tahun untuk memperbaiki masalah perawatan parah. Sekarang mereka kembali beraksi dan berlatih melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan.

Petugas A.S. mengingatkan bahwa kedua penjelasan itu benar.

Presiden Donald Trump berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telepon pada hari Selasa. Kedua pemimpin berencana untuk bertemu pertama kalinya di sebuah konferensi internasional di Hamburg, Jerman, pada awal Juli.

CBSnews.com