KRI Multatuli—561 Laksanakan Operasi Trisila 17

Profil KRI Multatuli-561 dalam satu pelayaran. Bisa dibilang inilah kapal perang penyuplai kapal selam milik TNI AL. Semula kapal perang berbobot mati 6.500 ton buatan galangan kapal Ishikawajima Harima, Tokyo, ini termasuk dalam daftar arsenal Pasukan Bela Diri Laut Jepang. KRI Multatuli-561 tidak memiliki “sister ship” laiknya kapal korvet TNI AL kelas Parchim. (wikipedia.org)
Kapal perang KRI Multatuli sandar di Dermaga Mako Lantamal VII Kupang dalam rangka Operasi Trisila 17, pada Senin (8/5). Kapal perang dengan nomor lambung 561 ini membawa 74 orang ABK dengan Komandan KRI Kolonel Laut (P) Anung Sutanto. Kedatangan mereka disambut oleh Asrena Danlantamal VII Kolonel Laut (P) Carmadi beserta perwira staf operasi Lantamal VII.

Operasi Trisila 17 bertujuan memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan di laut dan meningkatkan eksistensi serta kewibawaan TNI Angkatan Laut selaku penegak kedaulatan dan hukum di laut. Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) menggelar Operasi Trisila 17 di wilayah perairan yurisdiksi nasional, khususnya kawasan Indonesia Timur.

Selain melaksanakan operasi, satuan tugas Trisila juga melaksanakan latihan tempur laut untuk meningkatkan kesiapsiagaan unsur dan profesionalisme prajurit. Diharapkan seluruh prajurit dapat menindak tegas segala bentuk pelanggaran di laut sesuai dengan aturan yang berlaku, baik secara hukum nasional maupun internasional.

Sumber: koarmatim.tnial.mil.id