Perpanjangan Runway Bandara Bulungan dan Tarakan

Dok. Pesawat Sukhoi TNI AU Skadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, terbang rendah di Bandara Juwata Tarakan. (photo : Tribunnews Katim/Junisah).

Nunukan – Pembangunan perpanjangan “runway” atau landasan pacu Bandara Tanjung Harapan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara ditargetkan rampung September 2017.

“Perpanjangan runway Bandara Tanjung Harapan Kabupaten Bulungan ini adalah salah satu program skala prioritas Provinsi Kaltara berkaitan peningkatan akses transportasi udara,” ujar Gubernur Kaltara Irianto Lambrie kepada Antara di Nunukan, S8/5/2017.

Program prioritas Pemprov Kaltara ini juga masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) termasuk perpanjangan runway Bandara Juwata Kota Tarakan, Bandara Yuvai Semaring Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan, Bandara RA Bessing Kabupaten Malinau.

Kemudian, Bandara Perintis Long Apung Kecamatan Kayan Selatan Kabupaten Malinau dan Bandara di ibukota Nunukan. Khusus Bandara Tanjung Harapan Kabupaten Bulungan sebagai ibukota Provinsi Kaltara mendapatkan perhatian tersendiri dimana pengerjaannya diupayakan rampung 2017 ini.

Adapun penambahan panjang runway bandara itu sekitar 200 meter dari sebelumnya 1.400 meter menjadi 1.600 meter dengan anggaran sebesar Rp 80 miliar yang berasal dari APBN.

Irianto Lambrie mengharapkan, setelah dilakukan perpanjangan runway akan ada maskapai berkapasitas besar yang berminat mendarat di bandara tersebut.

Bahkan dia mengaku, telah menyurati sejumlah maskapai penerbangan nasional diantaranya Lion Air untuk pesawat ATR-72 dan maskapai Garuda Indonesia.

Fasilitas lain yang dibangun di Bandara Bulungan berupa Air Field Lighting System (AFLS), armada pemadam kebakaran (damkar).

Antara